Pemkab Wakatobi Tingkatkan Pelayanan Dokter Spesialis Mobile 2023 Jadi Dua Kali Setiap Pulau

216
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi, Muliadin Anis. Foto: Asyifa

 

 

WAKATOBI, LENTERASULTRA.COM –
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi, Muliadin Anis mengungkapkan, frekuensi pelayanan dokter spesialis mobile tahun 2023 ini bakal ditingkatkan.

Jika tahun lalu pelayanan dokter spesialis hanya dibuka satu kali dalam setahun, maka tahun 2023 ini ditingkatkan menjadi dua kali untuk setiap pulau.

“Jadi hitungannya adalah dua kali pelayanan di Pulau Kaledupa, dua kali di Pulau Tomia, dan begitu pun dengan Pulau Binongko,” kata Muliadin diruang kerjanya, Senin (19/2/2023) kemarin.

Ia melanjutkan, untuk trip pertama pelayanan spesialis mobile tahun ini rencananya dilakukan antara bulan April atau Mei, sedangkan pada trip kedua direncanakan sekitar bulan Oktober 2023.

“Tinggal kita melihat apakah kita mulai dari Binongko, Tomia ataukah dari Pulau Kaledupa atau bisa juga sebaliknya. Nanti teknisnya akan disesuaikan kemudian,” terangnya.

Secara teknis sambung dia, pelayanan akan dibuka secara bergantian per kecamatan dalam satu pulau. Artinya diroling. “Intinya tiga spesialis dasar tentunya sangat dibutuhkan oleh masyarakat yakni dokter spesialis dalam, spesialis anak dan spesialis kandungan yang rencana akan kita bawa ke tiga pulau,”

Pelayanan dokter spesialis mobile ini merupakan komitmen implementasi dari program merdeka sehat, salah satu program unggulan Pemda Wakatobi dibawah kepemimpinan Haliana dan Ilmiati Daud.

Program yang bertujuan mendekatkan pelayanan dokter spesialis kepada masyarakat pinggiran Wakatobi, khususnya di tiga Pulau Kaledupa, Tomia dan Binongko.

“Tentunya kita harapkan agar masyarakat memanfaatkan pelayanan spesialis ini. Sehingga penyakit-penyakit yang tidak bisa ditangani oleh dokter umum di Puskesmas, dengan hadirnya dokter spesialis ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita di tiga Pulau,” bebernya.

Pelayanan dokter spesialis mobile ini sudah pernah dilakukan Pemda Wakatobi lewat Dinas Kesehatan pada tahun 2022 kemarin. Namun kala itu baru satu kali trip karena alasan keterbatasan anggaran.

“Alhamdulilah berkat dukungan dan komitmen dari pemerintah daerah terutama dalam mewujudkan merdeka sehat untuk masyarakat kita maka tahun ini itu frekuensinya di tingkatkan menjadi dua kali setiap pulau dalam satu tahun,” tutupnya.

 

Penulis: Asyifa
Editor: Ode

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU