Ular Piton Raksasa Dipikul Sembilan Warga, Ditemukan Petani Saat Buka Ladang di Mubar

85
Tangkapan layar warga yang memikul ular piton raksasa di Muna Barat. Foto: Istimewa

 

 

LAWORO, LENTERASULTRA.COM – Seekor ular piton ditemukan warga saat sedang membuka lahan perkebunan jagung kuning di Kabupaten Muna Barat. Penemuan ular yang divideokan warga kemudian viral di media sosial.

Video itu salah satunya diunggah akun facebook Safarudin Latompe. Dalam video tersebut, terlihat sekelompok warga tergopoh-gopoh memikul seekor ular berukuran besar di tengah semak belukar. Video berdurasi 30 detik itu, telah disaksikan banyak pengguna facebook dan juga pengguna whatsap.

Ular berukuran besar itu diketahui pertama kali ditemukan salah seorang warga bernama La Densi asal Desa Latompe, Kecamatan Lawa Kabupaten Muna Barat pada Rabu, 21 September 2022 lalu. Binatang melata itu ditemukan saat sedang tertidur di semak-semak kebun milik warga.

“Ya betul, ular seukuran tiang listrik ditemukan oleh salah satu warga saya saat mau membuka lahan baru,” kata Kepala Desa Latompe, La Ode Sugita saat dihubungi Jumat (23/9/2022) pagi tadi.

-IKLAN-

La Ode Sugira mengaku bahwa ular yang ditemukan salah seorang warganya itu memiliki panjang 7 meter dengan bobot kurang lebih 130 kg. Dengan ukuran dan berat yang sangat besar sehingga membutuhkan tenaga sebanyak 9 orang warga untuk mengevakuasi ular tersebut. “Jadi saat ditemukan ular itu hanya berjarak setengah meter dari warga itu. Ular itu tidak bergerak dan sepertinya lagi tertidur,” katanya.

Menurut pengakuan salah seorang warganya, La Ode Sugira mengatakan kronologi penemuan ular itu berawal ketika warga tersebut hendak membuka lahan baru untuk lahan perkebunan. Seketika warga tersebut dibuat terkejut dengan penampakan seekor ular besar yang saat itu berada tidak jauh darinya. Seketika Warga itupun kemudian berlari dan meminta bantuan kepada warga lain dilokasi tersebut. “Mungkin itu ular lagi tidur. Jadi dengan yang temukan itu tinggal setengah meter sama dia. Setelah dia lihat itu lemudia dia panggil teman-temannya,” ujarnya.

Sugira melanjutkan, setelah ditemukan ular itu kemudian dibunuh oleh warga setempat untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Setelah mati ular itu kemudian dievakuasi dan dibawah masuk ke pemukiman untuk kemudian dibawah kepenadah ular. “Ular itu sekarang sudah dijual sama pembeli ular yang ada di Kambara sana,” tuturnya.

 

Reporter : Sry Wahyuni
Editor: Ode

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU