Kementan Bakal Salurkan 90 Ton Bibit Jagung dan 1.289 Ton Pupuk ke Petani Mubar

38
Mentan RI Syahrul Yasin Limpo saat kunker ke Konawe Selatan, Sultra. Foto: Sri Wahyuni

 

LAWORO, LENTERASULTRA.COM – Kementerian Pertanian RI bakal menyalurkan bantuan kepada petani di beberapa daerah di Sulawesi Tenggara. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Konawe Selatan, Jumat 19 Agustus 2022 kemarin.

Kunjungan kerja Menpan didaerah itu dibingkai dalam sebuah acara dengan tema tanam padi serempak. Acara tersebut, dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi serta para pemimpin daerah se-Sultra.

Dikesempatan itu, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, menyampaikan bahwa saat ini Kementeriannya telah menyiapkan anggaran senilai kurang lebih Rp100 miliar yang siap disalurkan ke daerah untuk memajukan pertanian nasional. Untuk itu, ia meminta kepada masing-masing pimpinan daerah agar dapat menyiapkan lahan untuk bantuan tersebut.

“Siapkan 1.000 hektar lahan di tiap daerah agar diberikan bantuan. Kemudian dalam waktu satu minggu ini kita buat konsepnya, dan sebelum tanggal 30 Agustus konsepsi itu sudah harus selesai. Kita gulirkan 30 miliar melalui KUR pertanian,” ujarnya.

-IKLAN-

Menanggapi hal itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi merasa bersyukut atas kehadiran Mentan di otoritanya. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para petani. “Ini menjadi berkah, sebab masyarakat kita sebagian besar petani, sehingga dengan adanya bantuan yang diberikan dapat memberi harapan dan semangat bagi pertanian di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Muna Barat, Bahri, ditemui usai acara kunjungan tersebut membeberkan jenis bantuan yang nantinya akan diterima daerahnya ditahun 2022 ini. Adapun bantuan tersebut meliputi benih jagung kuning sebanyak 90 ton yang diperkirakan untuk lahan seluas 6.000 hektar, dan 50 ton benih kedelai.

“Benih jagung kuning varietas nakula sadewa 29, benih kedelai varietas anjasmoro sebanyak 50 ton dengan sarana produksi, alsintan pasca panen jenis perontok padi multiguna,” terangnya.

Tak hanya bantuan bibit, Bahri menyebut juga ada bantuan berupa pupuk bersubsidi yang berasal dari Kemenpan. Jenis pupuk itu ialah urea 451 ton, sp 36, NPK 418 ton, dan organik 420 ton. “Jadi semua itu satu paket antara benih dan pupuk,” ungkapnya.

Penulis: Sry Wahyuni
Editor: Ode

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU