Pemda Muna Bantu Korban Puting Beliung

474
Bupati Muna, Rusman Emba mengecek profil rencana pengerjaan rumah-rumah warga yang baru saja terkena musibah puting beliung di Muna, untuk kepentingan perbaikan

LENTERASULTRA.com-Rusman Emba menyembatkan diri melihat langsung rumah warga yang rusak akibat terkena dampak angin kencang, di Kontunaga dan Watoputeh yang terjadi dua hari lalu. Bupati Muna ini langsung bertemu dengan para “pekerja” untuk melakukan perbaikan atas kerusakan rumah warga. Biayanya kolektif bersumber dari pemerintah setempat.

Reaksi atas aksi itu, memang disadari Rusman merupakan bentuk kehadiran pemerintah. Makanya, sejak siang menjelang, dimulai dari kecamatan Kontunaga hingga berakhir di Watopute, disambanginya. Apalagi, perbaikan rumah secepatnya, sangat mendesak dan dibutuhkan masyarakat.

“Hitung biayanya. Langsung kerja. Ini hari atau besok pagi secepatnya dikerja. Karena ini butuh penanganan serius,” ujar Rusman Emba seraya berdiskusi kecil dengan aparat pemerintah setempat agar dilakukan aksi secepatnya, Rabu (4/4).

Related Posts

Di setiap rumah yang terkena dampak angin kencang, Rusman tak berlama-lama menyambanginya. Cukup dengan melihat profil rumah, memerintahkan stakholder agar melakukan aksi solidaritas. “Hitung semua biayanya. Tiang ataupun seng. Intinya semua kebutuhan rumah yang diperlukan,” tandasnya sembari mengaku biayanya secara pribadi dan sebagian dari satuan kerja.

Selain itu, Dinas Sosial juga memiliki tugas penting dalam memberikan pelayanan terhadap warga yang terkena bencana. Tentunya, warga mendapatkan bantuan reguler berupa “sandang” yang terhitung pascabencana. Namun, untuk mendapatkan itu, Dinsos masih menunggu data resmi dari pemerintah desa alias persuratan resmi dari desa.

Persuratan itu dimaksudkan agar menjadi acuan satuan kerja, dalam meneruskan pada Pemprov. Selanjutnya, diserahkan pada pemerintah pusat. “Jadi memang kita juga bersurat. Kalau soal jumlah kilonya saya belum tahu. Jelasnya itu, dihitung KK nya, kemudian dihitung jumlah jiwa dalam satu keluarga itu,” terang Fahamuddin, Kabid Linjamsos.

Untuk diketahui, di Kecamatan Watoputeh, kelurahan Wali, ada tiga KK yang rusak parah. Kemudian Desa Bungi kecamatan Kontunaga ada 14 rumah mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan kerusakan. Sementara di desa Kontunaga ada empat KK. Terakhir, di Desa Mabodo ada 8 KK rusak sedang. (ery)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU