Lima Hari Hilang, Satu Korban Banjir di Kolut Belum Ditemukan

LENTERASULTRA.com-Segala upaya sudah dikerahkan tim penolong di Kolaka Utara guna menemukan Asdar. Lelaki berusia 30 tahun asal Desa Watuganda, Kecamatan Lasusua, tersebut sejak 31 Maret lalu dinyatakan hilang, dan diduga menjadi korban banjir bandang yang menghajar kampungnya, Sabtu akhir bulan lalu.
Basarnas Kendari, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), sukarelawan TNI-Polri, SAR Kolaka, PMI, dibantu oleh anggota pramuka serta masyarakat sekitar belum mau menyerah meski sudah lima hari terakhir mereka melalukan pencarian. Mereka berharap Asdar bisa ditemukan dalam kondisi apapun.
Seperti yang dikatakan Wahyudi Humas Basarnas Kendari, operasi pencarian sudah memasuk hari ke-5 terhadap satu orang warga hilang Desa Watu Ganda Kabupaten Kolut. “Operasi SAR gabungan pada hari ini dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas Kendari degan membagi menjadi tiga regu. Yakni regu 1 dilokasi awal tempat kejadian musibah (TKM). Dengan membersihkan material longsor,” ungkap Wahyudi.
Sementara regu 2 lanjutnya, melakukan penyisiran sepanjang Sungai Watu Ganda. Sedangkan regu 3 melakukan penyisiran di muara sungai. “Tim juga mendapat bantuan satu unit excavator dari dinas Pekerjaan Umum (PU) Kolut untuk menggali beberapa titik yang diperkirakan ada korban tertimbun,” katanya.
Pria yang akrab disapa Yudi itu, menambahkan, bahwa kendala di lapangan kondisi cuaca yang tidak menentu dengan sedikit gerimis serta akses menuju lokasi yang tidak bisa ditembus dengan kendaraan roda 4 maupun 2. Dimana tim harus berjalan kaki sepanjang 3 km degan jalan yang licin dan curam. “Hingga saat ini pencarian masih nihil. Demikian, perkembangan selanjutnya akan kami share,” cetus Yudi.
Untuk diketahui Tim gabungan yang terlibat di lapangan, diantaranya BPBD Kolut, PMI Kolut, Polres Kolut, Koramil, Dinsos Kolut, Para relawan dan Masyarakat. Tim gabungan pencarian diperkirakan 200 orang. (isma)
