Profesor AsaL Malaysia Mengajar di UMK

660
FOTO : ASTIL/LENTERASULTRA.com Sivitas akademika UMK berfoto bersama Prof. Dr. Abdul Rahman bin Ayub adalah salah seorang guru besar dari Abdul  Rahman University  College Malaysia, yang tadi pagi jadi dosen tamu di kampus itu
FOTO : ASTIL/LENTERASULTRA.com
Sivitas akademika UMK berfoto bersama Prof. Dr. Abdul Rahman bin Ayub adalah salah seorang guru besar dari Abdul Rahman University College Malaysia, yang tadi pagi jadi dosen tamu di kampus itu

LENTERASULTRA.com-Sivitas Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) paham betul, bahwa persaingan di era globalisasi menuntut adanya pengembangan kualitas dan peningkatan kompetensi. Tidak heran, jika dalam berbagai kesempatan, pihak universitas kerap menggelar kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada peningkatan mutu sumber daya manusia. Teranyar, kampus berbasis Islam itu menghadirkan seorang profesor dari Malaysia untuk membawakan materi kuliah di UMK.

Prof. Dr. Abdul Rahman bin Ayub adalah salah seorang guru besar dari Abdul  Rahman University  College Malaysia. Pagi tadi (20/10/2017), ia membawakan materi kuliah Towards a High Income Nation Malaysia Vocational Education Transformation (revisit and future tracking) di Gedung Islamic Center UMK.

Dihadapan mahasiswa dan dosen UMK, Prof. Abdul menjelaskan bahwa tantangan global itu nyata adanya. Bukan hanya dari segi ketahanan ekonomi, tantangan juga muncul dari aspek politik.maupun pemerintahaan. Makanya kata dia, semua elemen ini harus dipersiapkan hingga mampu menjadi satu kesatuan yang kokoh.

“Dalam melihat transformasi global di berbagai bidang kehidupan kita tentu bertanya kepada diri kita masing-masing bahwa apakah kita sudah siap untuk itu semua? Sumber daya manusia tentu harus siap menghadapi semua itu karena kita harus menjadi bangsa yang terus maju kedepan, menyelesaikan masalah masyarakat dan bangsa kita. Kita bisa menjadi bangsa yang mandiri, tentu dengan  generasi-generasi yang kita ajar hari ini, mereka adalah penopang bangsa di kemudan hari,” ungkapnya.

IPK kata dia, bukan satu-satunya indikator yang menentukan keberhasilan seseorang. Kesungguhan dan keseriusan untuk sukses itulah kuncinya. Olehnya itu, daya saing lulusan perguruan tinggi, harus diperhatikan.

Ia juga berpesan agar lembaga pendidikan harus menyiapkan segala hal untuk meningkatkan.kompetensi mahasiswanya. Misalnya dengan melatih skill  berbahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional sehingga memudahkan dalam menjalin komunikasi dengan pihak manapun.

Selain itu, menggelar pelatihan kerja lapangan demi mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi industri kerja.

Prof.Abdul ini sangat mengharapkan mahasiswa-mahasiswa yang ada di Universitas Muhammadiyah dapat terus belajar dan mengembangkan skill yang dimiliki demi masa depan gemilang ketika meninggalkan Kampus mereka. (Astil)

editor : Sarfiayanti

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU