Capacity Building Media BI Sultra : Hadirkan Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Diikuti 28 Jurnalis

YOGYAKARTA, LENTERASULTRA.COM- Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara tidak hanya fokus mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Bank sentral ini juga memiliki kepedulian dan perhatian terhadap kerja-kerja jurnalistik. Yang dilakukan adalah melaksanakan peningkatan kapasitas wartawan yang dikemas dalam Capacity Building Media (CBM). Acara ini dilaksanakan selama tiga hari mulai 23 sampai 26 Agustus 2026 di Yogyakarta.
Untuk pesertanya, kantor perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengara, tidak hanya melibatkan wartawan dari berbagai media cetak, online dan elektronik di Kota Kendari, sejumlah organisasi profesi dan organisasi media yang terdaftar dalam konstituen Dewan Pers juga disertakan dalam CBM 2026. Total pesertanya sebanyak 28 orang.

Beragam agenda dilaksanakan dalam Capacity Building Media 2026. Acaranya diawali saat tiba di bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Minggu, 23 Agustus 2026. Begitu sampai di Bandara YIA Kota Pelajar sekitar pukul 10.15 WIB, 20-an jurnalis langsung diarahkan mengunjungi tempat wisata Geblek Pari. Lokasinya, di Dusun Pronosutan, Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat wisata ini jaraknya sekitar 21 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta dan 35,4 kilometer dari bandara YIA. Wisata Geblek Pari merupakan tempat wisata kuliner berkonsep pedesaan. Wisata ini menawarkan pengalaman bersantap kuliner tradisional dengan panorama perbukitan Menoreh dengan hamparan persawahan yang luas disisi kanan dan kirinya.
Tuntas menikmati pemandangan wisata pedesaan di Geblek Pari, 28 jurnalis dari Kota Kendari lalu mengunjungi Museum Sonobudoyo. Letaknya di kawasan strategis dekat Alun-Alun Utara dan Keraton Yogyakarta. Di Museum ini, jurnalis media cetak, online dan elektronik dari Kota Lulo melihat langsung berbagai koleksi utama seperti wayang kulit dan wayang kayu, keris dan senjata tradisional, topeng, busana adat, dan perhiasan tradisional, peralatan upacara dan ritual keagaaman serta naskah kuno dan manuskrip tradisional. Berbagai koleksi di Museum ini disajikan tematik guna memberikan pemahaman menyeluruh tentang kebudayaan Jawa dan sekitarnya bagi mereka yang mengunjungi Museum tersebut.

Usai mendapatkan edukasi wisata, Capacity Building Media dilanjutkan dengan peningkatan kapasitas media. Tempatnya di dalam ruangan. Selama sehari penuh, wartawan dan ketua organisasi profesi dan media diberikan beragaman pengetahuan terkait kerja-kerja wartawan. Mulai dari teori pengoptimalan AI (kecerdasan buatan) bagi jurnalis dan kode etik jurnalis serta praktek dan hands on : praktice penggunaan AI untuk pembuatan berita bagi jurnalis. Dua materi ini dibawakan oleh Reza Awal, trainer Media Indonesia Institute Digital Marcom Specialist dan Septa Ryan Hidayat, Trainer Media Indonesia Institute (Digital Marcom Specialist).
Selain dua narasumber ini, juga digelar bincang media terkait perkembangan Sulawesi Tenggara terkini. Narasumbernya, Zulpan Riski Amanda, kepala seksi kehumasan Bank Indonesia Sultra. Sementara di hari ketiga CB Media, 28 wartawan mendapatkan materi dari Harbianti, Asisten Analis Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia Sultra dan Aqua Dwipayana mantan wartawan yang kini menjadi pakar komunikasi dan motivator Nasional. Harbiantia memberikan materi terkait sistem pembayaran dan perlindungan konsumen Bank Indonesia sedangkan Aqua Dwipayana menyampaikan The Power of Silaturahmi.

Kepala perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara Edwin Permadi mengatakan Capacity Building Media yang dilaksanakan Bank Indonesia merupakan program rutin untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi jurnalis terkait isu-isu ekonomi, kebijakan monoter dan kebanksentralan. “Ada tiga manfaat dari pelaksanaan Capacity Building Media. Pertama memberikan pemahaman, kedua memberikan inside dan ketiga memperat koordinasi dan informasi antara sesama media dan Bank Indonesia khususnya perwakilan Sulawesi Tenggara,” kata Edwin, saat membuka CB Media, di salah satu hotel di Yogyakarta, 24 Agustus 2026.
Edwin bilang, jurnalis dari berbagai media merupakan mitra strategis Bank Indonesia. Dari media, dirinya banyak mendapatkan beragam informasi terkait berbagai persoalan baik yang positif maupun negatif. Dari media pula, dia mendapatkan banyak referensi terkait masalah-masalah pelaku usaha, tempat wisata sehingga pihaknya menjadikan referensi untuk ditindaklanjuti. “Hubungan yang baik antara media dan Bank Indonesia Sultra selama ini terus dijaga melalui komunikasi yang terbuka dan saling memahami peran masing-masing,” pesan Edwin. (Adhi)