Polres Konkep Terbentuk, AKBP Ahmad Mega Rahmawan Jabat Kapolres Pertama

KENDARI, LENTERASULTRA.COM- Jelang perayaan HUT Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran. Ratusan perwira tinggi (Pati) dan Perwira menengah (Pamen) di Mabes Polri dan jajaran Polda se-Nusantara menjadi sasarannya.
Khusus di Polda Sultra sejumlah Pamen dengan jabatan Direktur, Kasubdit hingga Kapolres ikut bergeser. Selain Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo yang dicopot dan digeser menjadi Wakil komandan satuan (Wadansat) Brimob, Kasubdit Dirteskrimsus Polda Sultra, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ahmad Mega Rahmawan juga bergeser.
Pamen dengan dua bunga melati dipundaknya ini mendapat promosi menjadi salah satu pemegang tongkat komando di jajaran Polres. AKBP Ahmad Mega Rahmawan, mendapaf amanah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolres pertama di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep)
Pengangkatan AKBP Ahmad Mega Rahmawan sebagai Kapolres Konkep termaktub dalam surat telegram Kapolri nomor ST 1341/VI/KEP/2026 yang diteken Asisten Sumber Daya Manusia Polri, Inspektur Jenderal Anwar. Dalam SK 1341 yang soft copinya diterima lenterasultra, nama pria kelahiran tahun 1983 ini tertulis dinomor urut 68. Dalam SK tersebut, tertera nama AKBP Ahmad Mega Rahmawan lengkap dengan tiga gelar yang dimiliki yakni, S.P,.S.IK dan M.I.K.
Penunjukan AKBP Ahmad Mega sebagai Kapolres Konkep, maka jumlah Polres di jajaran Polda Sultra bertambah lagi yakni, Polres Konkep. Catatan lenterasultra.com, dengan hadirnya Polres Konkep ini, maka kabupaten di Sultra yang belum memiliki Polres sisa dua Kabupaten yakni Muna Barat dan Buton Selatan.
Kasubdit Penmas Bidang Humas Polda Sultra Kompol Sarwo Agung Edi mengatakan sejumlah pejabat di Polda Sultra mengalami pergeseran. Selain beberapa direktur yang bergeser, sejumlah Kapolres di wilayah Polda Sultra juga mengalami pergantian. “Ada surat telegram mutasi yang masuk dari Mabes Polri. Sejumlah pejabat Polda Sultra berganti. Jabatan Kapolres Bombana, sepertinya masuk dalam mutasi terbaru Kapolri yang diterbitkan 25 Juni 2026 kemarin,” kata Sarwo Agung Edi kepada lenterasultra, Jumat pagi, 26 Juni 2026. (Adhi)
