Lima Nama Mencuat jadi Calon Penjabat Bupati Bombana

6.051
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio (kiri) bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, Hj. Sitti Saleha usai menghadiri kegiatan Pemprov Sultra beberapa waktu lalu. Foto : Dok LS

 

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM- Masa jabatan Tafdil – Johan Salim sebagai bupati dan Wakil Bombana akan segera berakhir. Jika tak ada aral, Tafdil sudah menanggalkan jabatannya pada Senin, 22 Agustus 2022 mendatang. Dua bulan menjelang Akhir Masa Jabatan (AMJ) Bupati Bombana, lima nama mencuat sebagai calon raja daerah di bekas otorita pemekaran Kabupaten Buton tersebut.

Mereka ada yang menjabat sebagai pejabat eson dua di Pemprov Sultra, ada yang menduduki jabatan struktural di Kabupaten Bombana hingga ada yang bertugas sebagai pejabat eselon dari instansi vertikal. Khusus dari Pemprov Sultra ada tiga nama yang mencuat.

Kepala BPKAD Sultra Basiran (kiri) bersama PJ Sekda Sultra Asrun Lio saat berada di Amerika. Foto : Facebook Basiran

 

Mereka adalah Basiran, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Sitti Saleha, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) serta Sekretaris Dewan, La Ode Mustari.

Sementara dari Pemkab Bombana, nama Man Arfa, sekretaris daerah (Sekda) juga disebut-sebut sebagai calon suksesor Bupati Tafdil. Sedangkan dari instansi vertikal nama Syafruddin juga mencuat menjadi calon penjabat Bupati Bombana. Saat ini, dia menjabat sebagai Sekretaris KPU Sulawesi Tenggara.

Man Arfa, Sekda Bombana. Foto : Dok LS

 

Dari segi persyaratan kelima nama yang mencuat ini sudah memenuhi syarat karena sedang menduduki jabatan eselon dua. Bahkan empat diantaranya yakni Basiran, Sitti Saleha, Syafruddin dan Man Arfa memiliki kedekatan dengan Kabupaten Bombana. Selain pernah dan masih menduduki jabatan di Wonua Bombana, diantara keempatnya juga merupakan putra putri asli dari Bombana.

Basiran misalnya, sebelum menjadi kepala BPKAD Sultra, dia lama bertugas di Kabupaten Bombana. Basiran pernah menjadi Kepala Bagian Pemerintahan, Asisten 1, Staf ahli Bupati hingga Sekretaris DPRD. Sitti Saleha juga begitu. Saleha mulai mengabdi di Bombana sejak tanah kelahirannya itu mekar dari Kabupaten Buton tahun 2003 silam hingga 2014.

-IKLAN-

Sekretaris KPU, Syafruddin (kanan) saat acara Rapim komisioner di Kupang. Foto : Dok LS

 

Saleha mengawali karirnya dari Kasubag Protokol merangkap Kabag Umum, kemudian Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda, Kepala Kesbang Pol, Asisten 3, Asisten 2, Kadis Penda hingga Kadis Pariwisata. Saleha juga berjasa dalam pemekaran Kabupaten Bombana. Dia masuk dalam tim sembilan dan menjadi satu-satunya Srikandi di tim 9. Saat ini, Saleha menjabat sebagai Ketua Rukun Keluarga Moronene (RKM) Sulawesi Tenggara.

Man Arfa juga begitu. Karirnya meroket saat Tafdil menjadi Bupati Bombana dua periode (2011-2016 dan 2017-2022). Man Arfa menduduki jabatan eselon dua di tahun kedua, periode pertama jadi Bupati. Dia mengawalinya menjadi Kadis Pendapatan Daerah, kemudian Kepala BKD, Kadis PU, Staf ahli Bupati, Inspektur Inspektorat hingga Sekda.

Nama Syafruddin juga cukup familiar di Kabupaten Bombana. Sebab dia tercatat sebagai abdi negara yang pernah mengabdi di daerah itu. Sekretaris KPU Sultra ini pernah menjabat Kepala Bappeda dan menjadi peletak dasar pembangunan jangka menengah dan jangka panjang, asisten 2 dan asisten 3.

Sekretaris DPRD Sultra La Ode Mustari (kiri). Foto : Dok LS

 

Empat nama yang mencuat sebagai calon Penjabat Bupati Bombana ini mengaku sama-sama siap jika dicalonkan sebagai raja di daerah Wonua Bombana. “Jika pimpinan mengamanahkan, sebagai bawahan saya siap menjalankan amanah tersebut,” kata Sitti Saleha.

Syafruddin dan Basiran juga demikian. Keduanya mengatakan, jika nama mereka mencuat sebagai penjabat bupati Bombana itu merupakan aspirasi dari masyarakat. Jika pimpinan menghendaki, Syafruddin dan Basiran juga siap menjalankan perintah tersebut.

Penulis dan Editor : Adhi

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU