Waspada Penipuan! Nama Rektor UHO Prof Zamrun Dicatut, Pelaku Minta Transfer Dana Rp150 Juta

314
Bukti percakapan oknum pelaku yang mencatut nama Rektor UHO, Prof. Dr. Muhammad Zamrun. Foto : Tangkapan Layar Whatsapp Rektor UHO

 

RAHA, LENTERASULTRA.COM – Nama Rektor Universitas Halu Oleo, Kendari, Prof. Dr. Muhammad Zamrun dicatut oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan aksi penipuan. Prof Zamrun sendiri sudah meminta kepolisian mengusut tindakan pencatutan tersebut.

Oknum yang belum diketahui identitasnya itu mencatut nama Rektor UHO untuk menjalankan aksi penipuan dengan modus menggunakan aplikasi whatsapp dengan nama Prof Dr Muhammad Zamrun F. Oknum pelaku kemudian mengirim pesan kepada salah satu kerabat Prof Zamrun untuk memintanya melakukan transaksi uang senilai Rp150.234.349 juta melalui rekening 0803814112 atas nama Niken Iswandari. Pelaku juga mencantumkan alamat rekening Bank BNI Tanjung Priok. Agar lebih meyakinkan, oknum tersebut juga memasang foto profil wajah Prof. Zamrun yang mengenakan kemeja putih dan dasi berwarna merah.

Oknum pelaku juga meminta agar bukti transfer segera dikirimkan melalui whastapp tersebut untuk selanjutnya akan dikirimkan ke Kementerian. Kolega Prof. Zamrun sempat menyampaikan akan ada panggilan telepon kenomor tersebut untuk mengonfirmasi transaksi atas nama Prof. Zamrun. Namun oknum pelaku memintanya agar cukup mengirim pesan whatsapp dengan dalih sedang rapat.

Prof Zamrun membenarkan adanya aksi pencatutan yang mengatasnamakan dirinya tersebut. Bahkan dirinya sudah mengumkan aksi tidak terpuji itu melalui status whastapnya, siang ini, Selasa, 21 Juni 2022.

-IKLAN-

Prof. Zamrun mengatakan, aksi pencatutan tersebut dilakukan, pagi tadi, Selasa, 21 April 2022. “(Aksi pencatutan nama) terjadi pagi tadi,” kata Prof. Zamrun saat dikonfirmasi Lenterasultra.com.

Rektor yang karib disapa MZF itu juga mengaku sudah meminta kepolisian agar melacak nomor whatsapp yang digunakan oknum pelaku. Ia juga mengimbau agar kerabat atau koleganya berhati-hati dengan nomor baru yang mengatasnamakan dirinya.

“Saya minta teman-teman Kepolisian untuk melacak nomor ini. Jadi harap berhati-hati dengan nomor baru yang mengatasnamakan saya. Karena sekarang banyak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

(Ode)

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU