WON Tatap Peluang Head To Head

445
Pasangan Wa Ode Nurhayati (WON)-Andre Darmawan. Keduanya yakin bisa maju di Pilgub lewat jalur perseorangan, bahkan siap berkompetisi dengan siapapun pasangan lawan
Pasangan Wa Ode Nurhayati (WON)-Andre Darmawan. Keduanya yakin bisa maju di Pilgub lewat jalur perseorangan, bahkan siap berkompetisi dengan siapapun pasangan lawan

LENTERASULTRA.com-Sibuk mengumpulkan dukungan untuk maju di Pilgub Sultra lewat jalur perseorangan, tidak berarti Wa Ode Nurhayati (WON), lalai memperhatikan situasi terkini dinamika politik lokal. Apalagi, ia sangat yakin, satu tempat untuk tampil sebagai calon Gubernur Sultra bakal ia raih.

Kabar mengenai dukungan Parpol yang terus mengalir ke salah satu pasangan sudah ia dengar. Tapi itu sama sekali tidak membuatnya gelisah. Bahkan, mantan anggota DPR RI ini mengalkulasi, bahwa dukungan di poros parpol, bisa saja hanya lari ke satu kandidat.

“Kemungkinan head to head (satu lawan satu) bisa saja muncul. Parpol vs perseorangan. Ini akan seru saya rasa,” kata WON, sore tadi lewat perbincangannya dengan lenterasultra.com. Karenanya, strategi bila kemungkinan itu muncul, sudah ia siapkan.

Kalkulasi WON yang nanti berpasangan dengan Andre Darmawan di Pilgub Sultra itu dibangun melihat peta terkini. Ada pasangan yang dua pekan ini menerima SK dan rekomendasi dari pimpinan pusat partai. Dan bila dihitung, sudah melewati minimal syarat kursi untuk maju Pilgub.

“Sementara, ada saya dengar pasangan calon, yang mesti sudah dapat restu DPP, tapi di daerah masih goyang. Kan bisa saja ini berubah haluan. Ada juga kandidat yang sudah siap dengan pasangannya sejak lama, tapi sampai sekarang biar satu lembar rekomendasi belum ada,” papar mantan kader PAN ini.

Melihat konstalasi itu, serta mengingat waktu yang masih tersisa dua bulan lebih untuk mendaftar di KPU, tidak mustahil semua parpol akan mengarah ke salah satu kandidat yang sudah punya tiket lebih awal.

“Tapi, mau head to head, tiga calon, bagi tim WON-Andre, tidak ada masalah. Ini kompetisi. Sepanjang dijalankan secara fair, bermartabat, Insya Allah kami siap. Semua kandidat punya peluang yang sama,” kata perempuan kelahiran Liya, Wakatobi ini, optimis.

WON mengingatkan, saat ia maju di Pilcaleg 2009 silam, saat usianya baru 29 tahun, sama sekali tidak ada yang memperhitungkan dirinya. Apalagi, ia baru mengenalkan diri menjelang Pemilu digelar. Tapi, meski ada di nomor urut 6, Caleg PAN, satu kursi bisa ia amankan.

“Tentu, pertarungan di Pilgub berbeda dengan Pilcaleg. Kami sadari itu. Tapi strateginya pasti berbeda dong, dan ingat, selalu ada variabel kejutan yang muncul di setiap kontestasi politik. Kalkulasi survey tidak selalu linear dengan hasil akhir,” tukasnya.

Saat ini, kata WON, timnya sudah mengantongi dukungan berbasis KTP, hampir mendekati angka 400 ribu. Ia yakin, menjelang hari penyerahan berkas dukungan ke KPU, pertengahan November ini, target 400 ribu bisa tercapai.

“Toh yang dibutuhkan KPU hanya 170 ribuan, kalaupun ada miss, mustahil setengah. Apalagi kami benar-benar menverifikasi identitas yang masuk, agar tidak ada yang ganda dan benar-benar identitas yang tercatat di Capil,” tambahnya.

Dengan demikian, peluangnya untuk maju sebagai salah satu calon gubernur Sultra amatlah besar. “Jadi, berapapun pasangan yang berkompetisi, kami siap. Kalau head to head, lebih bagus malah,” tandasnya.(abdi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU