Kepala OJK Sultra Berganti

1,223
FOTO/WD ISMA/LENTERASULTRA.com Suasana pelantika Kepala OJK Sultra yang baru, Selasa (3/10) di Kendari
FOTO/WD ISMA/LENTERASULTRA.com
Suasana pelantika Kepala OJK Sultra yang baru, Selasa (3/10) di Kendari

LENTERASULTRA.com-Terhitung, mulai hari ini, Selasa 3 Oktober 2017, Widodo tidak lagi menjabat sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia punya tugas baru, jadi Kepala OJK di Malang.

Sedangkan kursinya di Kendari, ia serahkan ke Mohammad Fredly Nasution, yang oleh pimpinan pusat OJK diberi tanggungjawab untuk sementara waktu jadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala OJK Sultra.

Seremoni pergantian pimpinan lembaga pengawas jasa keuangan ini dilakukan lewat proses pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab), dari Kepala OJK sebelumnya, Widodo kepada Mohammad Fredly Nasution, oleh Komisioner OJK RI Hoesen, di salah satu hotel di Kendari, Selasa (3/10).

Sebelumnya, Mohamad Fredly menjabat sebagai Kepala Bagian Pengawasan OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat. Prosesi sertijab tersebut turut dihadiri Plt Gubernur Sultra, Saleh Lasata, Wali Kota Kendari, Asrun dan Kepala Perwakilan BI, Minot Purwanto.

Anggota Dewan Komisioner OJK, Hoesen mengatakan, tugas utama kepala OJK baru ini, melanjutkan program-program dari kepemimpinan sebelumnya. Tentunya OJK di setiap daerah diharapkan dapat berperan aktif. Bagaimana pun otorita keuangan menjadi ujung tombak dalam mewujudkan program nasional OJK.

“Harus membangun kerjasama yang baik dengan seluruh pemangku kebijakan. Utamanya adanya kerjasama yang baik di daerah, dalam hal ini pemerintah provinsi Sultra,” ungkap Hoesen.

Sementara itu, Plt Gubernur Sultra, Saleh Lasata, mengucapaan selamat atas pemimpin OJK yang baru dilantik, Mohammad Fredly Nasution. Dia juga tak lupa pula menyampaikan ucapan terima kasih kepada mantan Kepala OJK Sultra, Widodo yang telah bersinergi secara baik dengan pemerintah provinsi. Dalam hal, mendorong pertumbuhan ekonomi di bumi anoa ini.(isma)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU