Antam Gelar SDP di SMK Negeri 1 Konawe Utara
KONAWE UTARA, LENTERASULTRA.COM- PT Antam (Persero) Tbk melalui Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara terus memperkuat komitmennya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di wilayah lingkar tambang. Melalu sektor pendidikan, perusahaan pelat merah itu menggelar asesmen awal School Development Program (SDP) di SMK Negeri 1 Konawe Utara. Bekerja sama dengan Indonesia mengajar kegiatan ini dilaksanakan pada 27-29 Oktober 2026.
Program ini merupakan bagian dari upaya Antam mendorong transformasi pendidikan pada jenjang SMA/SMK di sekitar wilayah operasional. Sejalan dengan arahan Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, serta kebijakan Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM dimana pengembangan pendidikan tidak hanya diarahkan pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga penguatan kapasitas pendidik, kualitas pembelajaran, relevansi dengan dunia kerja, dan kesiapangenerasi muda menghadapi masa depan. Asesmen dilakukan tim Indonesia Mengajar melalui wawancara, diskusi kelompok terarah(Focus Group Discussion), observasi kondisi sekolah, telaah dokumen, verifikasi faktual, dan kunjungan rumah (home visit) keluarga peserta didik.
Didampingi oleh Antam, tim Indonesia Mengajar berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) untuk memperoleh gambaran awal kondisi pendidikan, termasuk data rapor pendidikan, perencanaan sekolah melalui Arkas, dan tes kemampuan akademik (TKA).
Kepala Bidang Pendidikan SMK, Ishak Paway, S.Pd., M.A, menekankan pendekatan kontekstualyang berangkat dari potensi sekolah dan penguatan kebanggaan lokal.
Tim beraudiensi dan menggali informasi langsung bersama kepala sekolah, guru, dan peserta didik SMK Negeri 1 Konawe Utara. Kegiatan ketiga dilanjutkan dengan kunjungan di area operasional pertambangan Antam. Ditempat ini melakukan home visit, lalu mengonsolidasikan temuan bersama Antam dan MIND ID selaku pemilik program. Proses ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan dan potensi sekolah, memetakan kesiapanimplementasi, serta menjadi dasar penyusunan desain intervensi yang kontekstual dan berkelanjutan.
Hasil asesmen akan menjadi dasar penyusunan desain program. Melalui SDP, Antam berharap SMK Negeri 1 Konawe Utara terus berkembang menjadi institusi pendidikan berkualitas, dengan lulusan yang kompeten, terampil, berdaya saing, dan siap melanjutkan pendidikan maupunmemasuki dunia kerja.
CSR & ER Division Head, Yulan Kustiyan, dalam pertemuan Program Pengembangan Sekolah Tingkat Menengah Wilayah Operasi Antam yang dihadiri jajaran unit Antam dan staf ahli Kemendikdasmen, menyampaikan harapan bahwa dengan adanya program ini, kelak masyarakatakan berkata, “Dulu sekolah ini biasa saja dengan banyak keterbatasan, namun berkat kolaborasi Antam, pemerintah, dan Kementerian, sekolah ini mampu menghasilkan lulusan berkualitas, terampil, dan siap bekerja.”
Inisiatif ini merupakan wujud kolaborasi Antam, pemerintah, dan pemangku kepentinganpendidikan dalam membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di sekitarwilayah operasional, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalammemperkuat pembangunan sumber daya manusia dan mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing. (Ril)
