Calya Anyar Isi BBM di Kendari, Minyaknya Langsung ke Kolong Mobil

10
Mobil ini sempat bikin panik petugas SPBU dan warga yang mengantre. Saat isi BBM, bukannya tertampung malah minyak dari selang nosel langsung jatuh ke tanah. Padalah, mobilnya masih baru, dan nyaris mustahil tangkinya sudah bocor parah. FOTO :IST

 

KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Suasana di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di daerah Korumba, Kota Kendari mendadak heboh, Selasa (14/7) siang lalu. Saat salah satu kendaraan roda empat yang tengah mengisi bahan bakar di jalur subsidi, bikin panik banyak orang. Saat moncong nosel masuk ke jalur tangki, dan pengisian mulai dilakukan oleh petugas SPBU, cairan minyaknya malah langsung jatuh ke kolong mobil dan berceceran di permukaan tanah.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 12.48 WITA itu tak ayal membuat banyak orang terkaget-kaget. Pemandangan ini terlihat aneh, karena mobil berwarna putih yang tangkinya tidak bisa menampung BBM itu sepertinya masih sangat baru. Warnanya masih putih mulus. Cat luarnya masih mengkilap, dan tanpa cacat. Nomor polisi yang terpasang ditengah-tengah bumper depan juga masih memakai pelat nomor percobaan dengan warna dasar putih dimana tulisan empat angkanya berwarna merah.

Saat antre dan mengisi BBM subsidi, mobil pabrikan Toyota jenama Cayla ini menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau pelat nomor percobaan dengan nomor DT 1902 XX. Mulanya mobil berwarna putih ini antre bersama dengan mobil lainnya. Begitu gilirannya tiba, pengemudi langsung memarkir mobil di depan mesin pompa SPBU. Saat tutup tangki terbuka, salah satu operator tangki yang bertugas lalu memasukan nozel ke mulut tangki. Petugas SPBU ini kemudian menyalurkan zat cair itu kedalam tangki selama 13 detik.

Anehnya, bahan bakar pertalite yang seharusnya tertinggal di dalam tangki malah keluar dari salah satu bagian dalam mobil hingga meluber ke tanah. Aksi ini terhenti setelah salah satu operator lainnya mendatangi rekannya yang sedang asik mengisi bahan bakar di tangki mobil baru yang tidak bisa menampung BBM. Mendapat laporan dari rekannya, operator ini langsung menghentikan pengisian dan mengeluarkan nozel dari mulut tangki mobil. Aksi ini membuat panik beberapa petugas SPBU lainnya termasuk pengendara motor dan mobil lainnya yang sedang antre BBM subsidi.

Kondisi ini membuat mobil dengan nomor polisi DT 1902 XX ini tertunda melakukan pengisian BBM Subsidi. Mobil berwarna putih ini kemudian di dorong sekitar belasan meter dari mesin nosel SPBU. Sementara petugas SPBU lainnya memilih menyiramkan air disisa BBM yang tumpah di tanah.

Meski sudah meninggalkan mesin nosel SPBU mobil jenis LGCC  (low cost green car)  kendaraan serbaguna yang dirancang untuk memuat banyak penumpang ini tidak langsung meninggalkan areal SPBU. Saat berhenti tidak jauh dari mesin nozel SPBU, salah satu pria berbaju putih bercelana pendek berwarna hitam yang diduga sopir terlihat berupaya memperbaiki keluarnya BBM dari tangki mobilnya.

Caranya sepertinya begitu mudah. Pria ini terlihat hanya memasukan tangan kiri disisi atas ban mobil sebelah kiri, tepatnya di bawah tutup tangki. Dia beberapa kali menggerakan tangannya. Usahanya ini sepertinya tuntas. Karena sekitar 13 menit pasca tangki mobilnya bermasalah, kendaraan jenis Toyota ini sudah bisa mengisi BBM lagi. Sopirnya tidak lagi memutar di SPBU. Pengemudinya, hanya mundur tidak lebih dari 5 meter.

Jika awalnya, mobil putih ini antre mengisi BBM di mesin nosel dekat kantor SPBU, maka untuk mendapatkan bahan bakar subsidi kali kedua ini, mobil jenis Cayla ini mengisi di mesin nozel yang dekat dengan jalan raya. “Bisanya dia keluar BBM dari dalam tangkinya, padahal mobilnya masih baru. Sepertinya baru buka dos. Nomor polisinya saja masih pakai pelat sementara, yang sering dipakai mobil yang baru keluar dari dealer,” kata Husni, salah satu pengantre kendaraan roda empat yang sempat melihat kejadian unik tersebut.(*)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.