Tes Urine Mendadak, Kapolda Sultra Negatif Narkoba

91
Kapolda Sultra, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko menyerahkan pot berisi urine kepada petugas Bid Dokes, untuk dilakukan pemeriksaan. Kapolda bersama pejabat utamanya, melakukan tes urine mendadak dan dinyatakan semua negatif. FOTO :IST

 

KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Jika biasanya anak buah yang jadi sasaran tes urine dadakan demi mengecek adanya narkotika dalam tubuh, kali ini Polda Sultra mengubah metode. Kapolda Sultra, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko mendadak turun lapangan dan mengajak semua pejabat utama Polda Sultra untuk bersama-sama melalukan tes cairan kemih. Ia ditemani Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Gidion Arief Setyawan.

Tes urine dadakan itu digelar di lobby utama Mapolda Sulawesi Tenggara, Senin (23/2/2026). Semua pejabat utama Polda yang ada di kantor diminta ikut. Bid Propam sebagai pengawas dilibatkan serta melibatkan personel dari Bid Dokkes Polda Sultra. Pelaksanaan tes urine tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen internal kepolisian dalam menjaga profesionalitas dan integritas personel, sekaligus menindaklanjuti instruksi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh jajaran.

Kapolda Sultra menegaskan bahwa pemeriksaan urine secara mendadak merupakan langkah pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel bebas dari penyalahgunaan narkotika. Selain itu, kegiatan tersebut juga dimaksudkan sebagai contoh langsung dari pimpinan kepada anggota dalam menjaga disiplin serta integritas sebagai aparat penegak hukum.

Pemeriksaan tes urine berlangsung secara mendadak ketika Irjen Didik Agung Widjanarko bersama para Pejabat Utama (PJU) berkumpul di lobby utama Mapolda Sultra tanpa pemberitahuan sebelumnya. Dalam waktu bersamaan, tim Dokkes Polda dipimpin Kabid Dokkes datang membawa sejumlah alat tes urine yang kemudian diawasi oleh personel Propam yang dipimpin Kabid Propam.

Kapolda Sultra selanjutnya mengawali proses pemeriksaan dengan mengambil pot sampel urine dan memasuki toilet yang telah dijaga oleh anggota Propam untuk memastikan prosedur berjalan sesuai ketentuan. Setelah itu, para PJU mengikuti secara bergantian dengan mengambil pot sampel masing-masing, melakukan pengisian urine di ruang yang telah disiapkan, kemudian menyerahkan sampel tersebut kepada petugas Dokkes Bhayangkara Polda Sultra untuk dilakukan pemeriksaan menggunakan alat uji cepat.

es

Direktur Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Sultra, Kombes Andi Herman dikawal dua angota Propam, sesaat hendak menyerakan sampel urine ke petugas. Andi Herman menjadi salah satu pejabat utama Polda Sultra yang melakukan tes urine mendadak dan dinyatakan negatif Narkoba. FOTO :IST

 

Adapun tujuan pelaksanaan tes urine tersebut antara lain mencegah dan mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian, meningkatkan disiplin serta profesionalitas personel dalam pelaksanaan tugas, memberikan contoh keteladanan pimpinan kepada anggota dalam menjaga integritas institusi.

“Kita memperkuat pengawasan internal guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan menindaklanjuti kebijakan pimpinan Polri dalam upaya pemberantasan narkoba secara menyeluruh. Kegiatan ini adalah langkah awal dan akan ditindaklanjuti kepada personel Polda Sultra dan Polres jajaran secara acak,” ungkap Kapolda.

Berdasarkan hasil pemeriksaan test urine terhadap Kapolda bersama Wakapolda dan para PJU Polda Sultra yang ditandatangani oleh Plh Kasubbid Provos AKP Ali Jufry dan Ps Kasubbid Dokpol drg. Mulyati, S.Kg., M.Kes., Sp.Perio dengan temuan hasil dinyatakan NEGATIF. Kegiatan tes urine ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Polda Sulawesi Tenggara dalam menjaga kesiapan personel serta memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan optimal dan bebas dari pengaruh narkotika.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU