Enam Calon Sekda Koltim Diseleksi di Polda Sultra

KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Seleksi terhadap enam kandidat utama Sekretaris Daerah (Sekda) Kolaka Timur mulai berjalan. Usai ditetapkan lolos syarat administrasi, enam orang terpilih itu baru saja tuntas mengikuti assessment yang dilakukan oleh Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri bersama Polda Sulawesi Tenggara. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 November 2025.
Enam kandidat Sekda Koltim itu adalah Noor Jannah, seorang birokrat perempuan yang saat ini menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak di Konawe. Lalu ada Mustakim Darwis, yang saat ini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Subhan Jaya yang kini menduduki posisi sebagai Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Koltim.
Tiga nama lainnya adalah Aspian Suute, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), lalu ada Rismanto Runda yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapendda) dan terakhir adalah Syawal Syarifuddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Koltim.
Seluruh rangkaian kegiatan asesmen digelar di salah satu hotel di bilangan Jalan Martandu dan dibuka Kabagdalpers Ro SDM Polda Sultra, AKBP Saminata yang mewakili Wakapolda Sultra. Asesmen itu juga sempat dihadiri Pj. Bupati Koltim, Yosep Sahaka Kepala Badan Kepegawaian dan Pembinaan SDM (BKPSDM), Ruslan serta Tim Assessor SSDM Polri dan Polda Sultra.

Dalam sambutan pembukaan, Kabagdalpers Ro SDM Polda Sultra, menjelaskan bahwa pelaksanaan Assessment Center merupakan bentuk komitmen bersama antara Polri dan pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem manajemen sumber daya manusia yang transparan, objektif, serta berbasis kompetensi, khususnya dalam pengisian jabatan tinggi pemerintahan daerah.
Peserta asesmen dievaluasi melalui serangkaian metode terstandar, meliputi penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural untuk menghasilkan pejabat yang berintegritas, adaptif, serta mampu menjawab tantangan dinamika pemerintahan modern.
Metode yang digunakan meliputi Intray, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara berbasis perilaku (BEI), psikometri, hingga Problem Analysis (PA). Hasil akhir Assessment Center ini nantinya akan menjadi salah satu instrumen utama dalam menentukan pejabat yang layak menduduki jabatan strategis.
Selain Koltim yang sedang menyeleksi Sekda, assessment di Polda Sultra juga diikuti 46 peserta pegawai yang sedang mengincar Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) pada 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Konawe Selatan.(red)
