16 Dosen UHO Ikut Uji Kompetensi Lisensi BNSP

SAMARINDA, LENTERASULTRA.COM-16 dosen dari Universitas Halu Oleo (UHO) kini tengah berada di Samarinda, Kalimantan Timur. Mereka tak sedang berpelesir tapi tengah mengikuti kegiatan uji sertifikasi kompetensi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Uji sertifikasi ini dikhususnya untuk penulis dan editor artikel ilmiah dan buku, reviewer artikel ilmiah, serta pengelola penerbitan jurnal ilmiah.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Borneo Riset Edukasi dan berlangsung selama dua hari, yakni pada 22–23 Oktober 2025 di salah satu hotel di Samarinda. Kegiatan sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional para dosen dan praktisi akademik dalam bidang publikasi ilmiah. Melalui lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh pengakuan resmi berskala nasional.
Berdasarkan Surat Tugas Rektor Universitas Halu Oleo Nomor 4693/UN29/PT.01.03/2025 tertanggal 15 Oktober 2025, para dosen yang ditugaskan berasal dari berbagai fakultas di lingkungan UHO, termasuk FKIP, FPIK, FT, FKM, dan FISIP. Mereka mengikuti kegiatan sertifikasi selama dua hari di Samarinda dan diwajibkan untuk menyampaikan laporan hasil pelaksanaan kegiatan setelah kembali ke universitas.
Salah satu peserta yang ikut kegiatan ini, Dr. Harnina Ridwan, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman penting dalam memperdalam pemahaman terhadap standar kompetensi penulis dan pengelola jurnal ilmiah.
“Melalui sertifikasi ini, kami tidak hanya diuji kemampuan teknis dalam menulis dan menyunting artikel ilmiah, tetapi juga dibekali pemahaman mendalam tentang etika publikasi dan tata kelola jurnal yang sesuai standar nasional. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme dosen dalam dunia akademik,” ujarnya.
Melalui partisipasi dalam program ini, UHO menunjukkan komitmennya untuk memperkuat kompetensi dosen dalam bidang publikasi ilmiah serta mendorong peningkatan kualitas riset dan karya akademik yang berdaya saing nasional maupun internasional.(rilis)
