Pelanggar Operasi Zebra Anoa Didominasi Kelalaian Memakai Masker  

267
Personel operasi zebra anoa saat membagikan masker kepada pengunjung pasar yang tidak memakai masker. Foto: Ilma.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Operasi Zebra Anoa yang dilaksanakan sejak 15 November lalu kini telah berjalan enam hari. Dalam kurun waktu ini, personel kepolisian banyak menemukan pelanggaran pengendara yang tidak memakai masker, utamanya di tempat umum seperti pasar.

Ditemui saat tengah melakukan operasi zebra di Tempat Pelelangan Ikan Kendari, Sabtu (20/11/2021), Kasubdit Kamseltibcarlantas Ditlantas Polda Sultra, AKBP Jarwadi mengatakan, personel kepolisian fokus memberikan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19, baik kepada pengunjung pasar maupun pengendara yang melintas. Meski warga yang terpapar Covid-19 tidak ada lagi, namun protokol kesehatan masih harus menjadi kewajiban bagi warga agar tidak ada lagi klaster baru jelang Natal dan tahun baru.

“Kami memberikan imbauan tertib berlalulintas terutama dalam menggunakan helm berstandar nasional Indonesia. Kemudian penekanan terkait penerapan protokol kesehatan ini dilakukan mengingat secara nasional Sulawesi Tenggara menjadi salah satu provinsi yang tingkat kepatuhan protokol kesehatannya sangat rendah,” ujarnya.

Related Posts

Tidak hanya sekedar memberikan imbauan, personel kepolisian juga membagikan masker bagi pengendar yang tidak memakai masker. Melalui aksi ini diharapkan warga memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga diri dan orang lain.

“Memakai masker berarti menjaga diri sendiri sekaligus menjaga orang lain di sekitar kita. Maskerku melindungimu, maskermu melindungiku. Agar situasi tetap kondusif ayo jaga prokes, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas jika tidak mendesak,” pintanya.

Untuk diketahui, operasi zebra anoa akan dilaksanakan hingga 28 November nanti. Kapolda Sultra, Irjen Pol Teguh Pristiwanto mengatakan, operasi zebra anoa dilakukan dengan tiga sasaran yakni penekanan pada protokol kesehatan, meningkatkan disiplin berlalu lintas dan penindakan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Hal ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berllu lintas dan angkutan jalan sehingga tercipta Kamseltibcarlantas menjelang natal dan tahun baru di tengah pandemi Covid-19.

Reporter: Ilma

Editor: Wulan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU