Ajak Petani Bangkit dari Pandemi, Wali Kota Kendari Bagikan Bibit Cengkeh

194
Wali Kota Kendari saat membagikan bibit cengkeh kepada warga kelompok tani. Ist.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, membagikan secara langsung ribuan bibit cengkeh kepada anggota Kelompok Tani Lalonggida, di Lorong Konggoasa, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Rabu (25/08/2021). Sebanyak 2.857 bibit cengkeh dibagikan untuk luas areal tanam 20 hingga 22 hektar.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Ir. Hj. St. Ganef menjelaskan bahwa dasar Dinas Pertanian Kota Kendari melaksanakan kegiatan bantuan bibit cengkeh kepada kelompok tani Lalonggida ini, karena terdapat potensi lahan yang masih dapat dikembangkan. Selain itu juga melihat animo petani yang begitu besar, kesesuaian lahan dan keterampilan dari para petani itu sendiri. Ia berharap pada kelompok tani yang telah menerima bantuan bibit cengkeh tersebut dapat menjadi percontohan bagi petani disekitarnya, agar bibit cengkeh yang masih banyak dibutuhkan untuk areal tanam yang tersedia dapat diadakan secara swadaya.
Di kesempatan yang sama, Sulkarnain mengungkapkan apresiasinya terhadap Dinas Pertanian yang terus bertindak meskipun di tengah masa pandemi Covid-19. Karena pandemi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, namun juga memberikan dampak pada sektor ekonomi.
Ia juga meminta kepada Dinas Pertanian Kota Kendari agar dapat mendampingi para petani dalam merawat tanaman cengkeh ini sehingga dapat bermanfaat sesuai dengan diharapkan dan seiring waktu para petani segera pulih dari dampak pandemi Covid-19.
“Lima tahun bukan waktu yang cepat, butuh keuletan, kesabaran dan konsistensi agar yang kita tanam ini bisa betul-betul dinikmati di masa yang akan datang”, ungkapnya.

-IKLAN-

Ia pun berjanji akan terus mendukung para petani dalam memasarkan produk tani dengan memanfaatkan perusahaan daerah. Dengan begitu harga jual dapat konsiste dan meminimalisir kecurangan para tengkulak.
“Kita sudah memiliki perusahaan daerah yang nantinya akan menampung produksi petani supaya tidak dimainkan tengkulak dan tidak bermasalah dengan harga jual, nanti perusahaan daerah yang menjembatani”, pungkasnya.

 

Reporter: Ilma

Editor: Wulan

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU