Dua Menteri Jokowi Dukung Penuh Arsjad Rasjid Pimpin KADIN Indonesia

665

2 Menteri Jokowi Dukung Penuh Arsjad Rasjid Pimpin KADIN Indonesia

Related Posts

JAKARTA, LENTERASULTRA.COM – Dua Menteri di kabinet Pemerintahan Presiden Jokowi menyatakan dukungan penuh terhadap Direktur Utama PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid untuk memimpin Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, periode 2021-2026. Kedua menteri tersebut yakni Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Mendag Lutfi mengatakan telah mengenal dekat Arsjad sejak sama-sama menuntut ilmu di Los Angeles, Amerika Serikat.

“Saya mendukung Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum KADIN Indonesia untuk periode masa bakti 2021-2026,” kata Mendag melalui rekaman video, yang ditayangkan pada acara deklarasi Arsjad Rasjid sebagai calon Ketua Umum KADIN Indonesia di The Plataran Senayan, Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Pada kesempatan itu, Mendag Lutfi juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Rosan Perkasa Roeslani selaku Ketua Umum KADIN Indonesia, periode 2015-2021, yang kini dipercaya menjadi Duta Besar luar biasa berkuasa penuh Republik Indonesia untuk Amerika Serikat.

Menurut Mendag, Arsjad adalah figur rendah hati yang gigih membangun usahanya sehingga menjadi perusahaan yang besar.

“Saya melihat Saudara Arsjad Rasjid tumbuh menjadi figur yang dapat menjadi contoh kepada kita semua. Karena kerendahan hatinya dan ketabahan menghadapi cobaan dalam berusaha, saya melihat Indika dari permulaan sampai menjadi perusahaan yang menggurita hingga ke mana-mana,” kata Mendag, dikutip dari asiatoday.id.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia pun menyatakan dukungan serupa. Ia mengatakan siap memenangkan Arsjad untuk menjadi ketua umum KADIN Indonesia. Menurut Bahlil, pemerintah saat ini membutuhkan sosok yang mampu mengkomunikasikan kepentingan dunia usaha dan pemerintah, baik secara formal maupun informal.

“KADIN adalah mitra strategis pemerintah. Ketua Umum KADIN adalah teman wicara Presiden. Dalam konteks itu, pemerintah sangat membutukan KADIN dalam pemulihan ekonomi, dan Arsyad adalah figur yang tepat,” tandas Bahlil.

Reputasi Global

Arsjad Rasjid selama ini dikenal sebagai pengusaha sukses di Indonesia dan memiliki reputasi ditingkat global. Pada Musyawarah Nasional (Munas) KADIN yang akan digelar pada bulan Mei 2021 mendatang, Arsjad akan bersaing dengan Presiden Direktur Bakrie & Brothers, Anindya Bakrie.

Dihimpun dari berbagai sumber, Arsjad merupakan seorang pengusaha dan profesional yang lahir di Jakarta pada 16 Maret 1970.  Perjalanan karier Arsjad dimulai saat bergabung dengan Indika Group pada tahun 1996. Ia bergabung saat perusahaan tersebut pertama kali didirikan. Berbagai bisnis ditempuhnya bersama Indika mulai dari Production House (PH), Radio, Telekomunikasi, Stasiun Televisi sampai IT dan teknologi.

Arsjad Rasjid saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Indika Energy Tbk. – perusahaan energi terintegrasi nasional, setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama dan CEO Grup pada tahun 2016-2018 dan 2005-2013, juga sebagai Wakil Direktur Utama dan CFO Grup pada tahun 2013-2016.

Di dalam Grup Indika Energy, Arsjad sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris dan Direksi di berbagai perusahaan seperti PT Kideco Jaya Agung – perusahaan batubara, PT Tripatra Engineers & Contractors – perusahaan EPC (engineering procurement and construction) minyak dan gas, PT Petrosea Tbk. – kontraktor pertambangan, dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. – logistik laut.

Di luar sektor energi, Arsjad juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris di PT Net Mediatama Televisi (NET.), juga menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris di PT Asuransi Cakrawala Proteksi. Di bawah payung Indika Energy, Arsjad berhasil membesarkan aset perusahaan dari bernilai cuma USD 150 juta pada 2005 menjadi USD 2,5 miliar dalam jangka waktu 5 tahun melalui strategi akuisisi-akuisisi. Keberhasilan Arsjad tersebut tak lepas dari visi briliannya dengan basis sinergi SDM dan value creation antar perusahaan-perusahaan yang diakuisisi. Selain bersama Indika Energy, Arsjad tercatat pernah atau masih aktif sebagai penasihat hingga komisaris di berbagai perusahaan ternama seperti Alpha JWC Ventures hingga Grab Teknologi Indonesia.

Arsjad juga aktif di berbagai organisasi hingga pemerintahan. Beberapa hari lalu, Arsjad ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penyantun di Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Ia juga masih aktif sebagai Wakil Ketum KADIN Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional. Pada periode 2016-2020, Arsjad pernah dipercaya menjadi Staf Ahli Kapolri untuk Bidang Ekonomi.

Peraih Young Global Leader 2011 dari World Economic Forum (WEF) dan Best Executive di Indonesia pada tahun 2010 dari Asiamoney ini juga aktif di kegiatan sosial. Arsjad juga aktif sebagai Ketua Pembina Indika Foundation (Yayasan Indika Untuk Indonesia), Ketua Dewan Pengawas Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), Dewan Penasehat Indorelawan, juga secara aktif mendukung berbagai inisiatif berdampak sosial, kewirausahaan sosial (social enterprise), dan filantropi.

Arsjad menimba ilmu di University of Southern California di bidang Computer Engineering pada tahun 1990, dan meraih gelar Bachelor of Science di bidang Administrasi Bisnis tahun 1993 dari Pepperdine University, California, Amerika Serikat.

Pada tahun 2016, Arsjad mengikuti program Executive Education – International Directors Programme 2016 di INSEAD yang diselenggarakan di Singapura dan Fountainebleau, Perancis. Pada tahun 2012, Arsjad menyelesaikan program Executive Education Global Leadership and Public Policy for the 21st Century di Harvard Kennedy School, Amerika Serikat, serta menyelesaikan program Insights Into Politics and Public Policy in Asia untuk Para Pemimpin Global di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura.

Di tahun 2013 Arsjad menyelesaikan Executive Education on Impacting Investing di Said Business School, University of Oxford, Inggris. Pada tahun 2014, Arsjad menyelesaikan program Executive Education on Leadership and Decision Making in the 21st Century di Jackson Institute for Global Affairs, Yale University, Amerika Serikat.

Pengalaman Profesional

2005 – sekarang PT Indika Energy Tbk. Direktur Utama (2018 – sekarang), Direktur Utama dan CEO Grup (2016 – 20182005 – 2013), Wakil Direktur Utama dan CFO Grup (2013 – 2016)

2004 – sekarang PT Kideco Jaya Agung. Komisaris (2004 – 2005, 2016 – sekarang), Direktur (2005 – 2016)

2016 – sekarang Alpha JWC Ventures I GP, Ltd. Dewan Penasehat

2019 – sekarang PT SRC Indonesia Sembilan. Komisaris

2020 – sekarang PT Grab Teknologi Indonesia. Komisaris

2021 – sekarang Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Ketua Dewan Penyantun

2012 – sekarang Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB). Ketua Dewan Pengawas, International Treasurer

2013 – sekarang Indorelawan. Dewan Penasehat

2013 – sekarang PT Asuransi Cakrawala Proteksi. Penasehat

2015 – sekarang PT Majoris Asset Management. Penasehat

2015 – sekarang PT Cakrabuana Ventura Indonesia. Penasehat

2017 – sekarang Yayasan Indika Untuk Indonesia (Indika Foundation). Ketua Pembina

2014 – 2020 PT Net Mediatama Televisi (NET.). Komisaris

2007 – 2017 PT Tripatra Engineers & Constructors. Komisaris (2007 – 20152016 – 2017)

2007 – 2017 PT Tripatra Engineering. Komisaris (2007 – 20152016 – 2017)

2010 – 2017 PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. Komisaris Utama

2013 – 2016 PT Petrosea Tbk. Komisaris Utama (2015 – 2016), Komisaris (2013 – 2015)

2017 – sekarang Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional

2011 – 2017 World Economic Forum (WEF) Young Global Leader Indonesia

2014 – 2017 Asosiasi Pertambangan Indonesia (API-IMA) Perwakilan Anggota Tetap

2016 – 2020 Kepolisian Negara Republik Indonesia. Staf Ahli Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia

Kualifikasi Akademis

1993 Pepperdine University, Malibu California, Amerika SerikatBachelor of Science – Administrasi Bisnis

2012 Harvard Kennedy School, Amerika SerikatExecutive Education – Global Leadership and Public Policy for the 21st Century

2012 Lee Kuan Yew School of Public Policy, SingapuraExecutive Education – Insights into Politics and Public Policy in Asia for Global Leaders

2013 Said Business School, University of Oxford, InggrisExecutive Education – Impact Investing

2014 Yale University, Amerika Serikat Master Class – Leadership and Decision Making in the 21st Century

2016 INSEAD, Singapura dan PerancisExecutive Education – International Directors Programme. (ATN)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU