Terhambat di China, Jepang Apresiasi Konstribusi Bahan Baku dari Indonesia

250

Jepang Komitmen Tambah Investasi dan Ekspansi Industri di Indonesia

 

JAKARTA, LENTERASULTRA.COM – Pemerintah Jepang memandang Indonesia sebagai mitra strategis di Asia Tenggara. Bahkan Jepang mengakui konstribusi Indonesia turut menyelamatkan sejumlah industri di negeri itu. Minister of State of Economic and Fiscal Policy Jepang, Nishimura Yasutoshi mengapresiasi pemerintah Indonesia terkait bantuan fasilitas untuk memenuhi bahan baku bagi perusahaan Jepang yang sempat mengalami kendala pasokan dari China akibat pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita usai lawatan dua harinya di Negeri Sakura belum lama ini.

Menurut Agus, salah satu perusahaan yang sempat terkendala bahan baku yaitu Akashi Kikai, pemasok komponen Daihatsu.

“Selain pemasok komponen itu ada Daishin, juga perusahaan sensor untuk teknologi 5G,” kata Agus melalui siaran pers, Kamis (18/3/2021).

Agus mengungkapkan, Menteri Yasutoshi mengakui Indonesia punya rantai pasokan yang cukup luas, sehingga dapat menjaga aktivitas produksi sejumlah perusahaan asal Negeri Sakura. Selain mengapresiasi pemerintah, Yasutoshi juga mengajak Pemerintah Indonesia untuk bekerja sama dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Dia menyampaikan, Jepang telah menggunakan supercomputer dalam upaya ini.

“Jepang melakukan simulasi strategi penanganan Covid-19 dengan supercomputer bernama Fugaku yang dikembangkan oleh Institute of Physical and Chemical Research (RIKEN) di Kobe,” ujar Agus seperti dikutip dari Asiatoday.id.

Agus mengaku akan terus mendorong kerja sama ekonomi komprehensif, baik di level bilateral, regional, juga internasional karena sangat penting bagi kedua negara. Terakhir lanjut Agus, Menteri Yosutoshi juga berharap Indonesia dapat optimal dalam berpartisipasi dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan kedepannya diharapkan dapat berpartisipasi dalam TPP (Trans-Pacific Patnership).

Agus menyebut Mitsubishi Motors Jepang telah berkomitmen menambah investasi Rp11,2 triliun hingga 2025 di Indonesia untuk mengembangkan jenis kendaraan listrik. Selain itu, Menperin mengatakan juga berkesempatan bertemu dengan produsen sepatu asal Jepang, Asics yang akan menambah fasilitas produksi barunya mulai tahun depan. Bahkan, Indonesia akan dijadikan sebagai hub atau basis ekspor Asics ke depan. Agus juga menggelar pertemuan dengan empat raksasa otomotif yakniMazda Motor Corp, Honda Motor Co. Ltd, Suzuki Motor Corp, dan Toyota Motor Corp. Namun, tak hanya otomotif Agus mengaku juga sempat bertemu dengan Fujimoto Masayoshi, Presiden & CEO Sojitz Corporation. (ATN)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU