Penemuan Uang Palsu Selama Tahun 2020 di Sultra Menurun

249

 

 

Uang palsu. Ist.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Sepanjang tahun 2020, temuan uang palsu mengalami penurunan sebesar 25 persen dari tahun sebelumnya. Kepala Perwakilan KPw Bank Indonesia (BI) Sulawesi TenggaraBimo Epyanto memprediksi, penurunan terjadi karena adanya penurunan aktivitas ekonomi. Masyarakat lebih banyak melakukan transaksi melalui nontunai sehingga permintaan uang untuk bertransaksi turun.

 

BACA JUGA:  Tolak 500 TKA ke Sultra, DPRD Sultra Bersurat ke Jokowi

“Adanya penurunan temuan uang palsu di Sultra, diprediksi karena adanya penurunan aktivitas ekonomi dan meningkatnya ransaksi masyarakat menggunakan pembayaran nontunai saat covid-19,” jelasnya.

 

Ia melanjutkan, temuan uang palsu di tahun 2020 didominasi oleh pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Berdasarkan data untuk pecahan Rp100 ribu ditemukan sebanyak 95 lembar dan pecahan Rp50 ribu sebanyak 9 lembar, sehingga total keseluruhannya menjadi 104 lembar uang palsu.

BACA JUGA:  Diduga Selewengkan Dana Desa, 25 Kades di Konsel dan Konkep Diperiksa

 

“Tahun 2020 temuan uang palsu menurun, total jumlah keseluruhan 104 lembar temuan, data ini menunjukan penurunan angka temuan uang palsu daritahun 2019 dengan total 138 lembar,” pungkasnya. (B)

 

Reporter: Sri Ariani

Editor: Wulan

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU