Peringati HKSN, Presiden RI Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Covid-19

370
Menteri Sosial Ad Interim, Muhadjir Effendy saat berpidato mewakili Presiden Joko Widodo. Foto: Ist.

MANADO, LENTERASULTRA.COM -Presiden RI Joko Widodo mengajak semua elemen masyarakat, agar menjadikan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2020 sebagai momentum untuk bersama-sama, bergotong royong melawan Pandemi Covid-19. Presiden yakin, bila masyarakat perduli, berbagi, dan mengembangkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial maka dampak pandemi bisa diredam.

“Saya yakin bila hal ini bisa dilakukan secara bersama-sama dan menjadi budaya, saya yakin segala tantangan bisa diatasi, tidak hanya pandemi Covid-19, namun juga tantangan bangsa yang lain,” kata Kepala Negara dalam sambutan tertulis yang dibacakan Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendy pada puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2020 di Kota Manado (19/12/2020).

Presiden Joko Widodo mengatakan, penanganan dampak pandemi Covid-19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga tangggung jawab semua elemen masyarakat

“Maka melalui peringatan HKSN tahun 2020 ini marilah kita berlomba-lomba berkontribusi kepada bangsa dan negara, sehingga bangsa Indonesia segera dapat mengatasi dampak akibat pandemi, ” kata Presiden Joko Widodo.

Presiden mengajak semua pihak untuk menjadi pahlawan kemanusiaan. Caranya bermacam-macam yang bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar, serta bangsa dan negara. Presiden mengingatkan, tahun depan selain menangani dampak pandemi, tantangan lain adalah bagaimana menemukan obat atau penangkal sehingga dampak Covid-19 segera bisa diatasi.

-IKLAN-

Oleh karena itu, selain bekerja keras dan memperkuat kerja sama, Presiden juga mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT, agar pandemi segera berlalu. Di lain pihak, Presiden meminta masyarakat juga untuk bijak dengan tidak menyebarkan berita hoaxs yang berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa.

Tak lupa Presiden berpesan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan prinsip 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Presiden mengucapkan apresiasi dan penghargaan kepada tenaga kesehatan, relawanx dan semua pihak yang berada di garda terdepan dalam penanganan dampak Covid-19.

Dalam kesempatan ini, secara simbolik diserahkan bantuan dari Kementerian Sosial kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara senilai Rp 6,030 miliar. Kemudian juga penyerahan pataka KSN dari Gubernur Sulawesi Utara pada Menteri Sosial, dan dari Menteri Sosial kepada Gubernur Bangka Belitung sebagai Tuan Rumah HKSN 2021.

Kemudian juga kegiatan Bulan Bakti Kesetiakawanan Sosial yang berisi penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat di sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Utara. Bantuan berupa sembako, rehab rumah tidak layak huni, bantuan permodalan KUBE, penyaluran alat bantu disabilitas, paket perlengkapan sekolah, peralatan ibadah, operasi katarak, khitanan massal dan alat perlidungan diri melawan Covid-19 seperti masker, hand sanitizer, face shield, dan lain sebagainya.

Peserta upacara offline ini hanya sebanyak 85 orang dengan menggunakan protokol kesehatan dan peserta lain akan mengikuti acara puncak melalui Zoom Meeting dan Youtube Streaming dengan target peserta hingga 100.000 orang terdiri dari Staf Kementerian dan Lembaga, Staf Dinas Sosial baik provinsi dan kabupaten, pilar sosial, yayasan lembaga sosial, organisasi sosial, mitra CSR, aktivis dan tokoh masyarakat serta masyararkat umum. (Ads/Iksan Maligano)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Get real time updates directly on you device, subscribe now.