Hasil Survey Fixpoll Indonesia: 61,2 Persen Warga Muna Inginkan Rusman Emba Satu Periode Saja

5,031
Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA. Foto: Herlis.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Lembaga survei Fixpoll Media Polling Indonesia menggelar konferensi pers tentang potret perilaku masyarakat dan menakar peluang calon Bupati dan Wakil Bupati Muna dalam pilkada serentak 2020, Rabu (3/11/2020). Hasil survey versi Fixpoll Media Poling Indonesia, sebanyak 61,2 persen warga Kabupaten Muna menginginkan petahana satu periode saja dan 38,8 persen menginginkan dua periode.

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA mengatakan, survei tersebut dilakukan pada 17 hingga 24 November 2020 dan melibatkan 840 responden. Ia juga menguraikan alasan-alasan warga tak inging paslon berakronim Terbaik itu menahkodai Muna.

“Masalah dan opini masyarakat yang puas dengan kinerja petahana hanya 33,1 persen. Sedangkan yang tidak puas 42,4 persen, sangat tidak puas 21,1 persen dan sangat puas 3,4 persen,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan simulasi perhitungan suara kepada 840 responden dan hasilnya adalah elektabilitas simulasi yang memilih Rajiun Tumada-La Pili sebanyak 45,2 persen sedangkan Rusman Emba-Bachrun Labuta hanya 36,6 persen. Warga yang menolak simulasi 15,7 persen dan salah melakukan simulasi 2,5 persen.

Selain itu, Anas menyebut,, jika pilkada 2020 dilakukan saat ini maka paslon nomor urut dua berakronim Rapi bakal unggul dengan persentase suara 46,9 persen. Sedangkan penantang nomor urut 1 berakronim Terbaik hanya memperoleh 37,4 persen.

Alasan lain adalah saat mengikuti debat kandidat pada November 2020 lalu, penantang dinilai lebih menguasai konsep dan memiliki perencanaan matang untuk Muna ke depan dibandingkan dengan petahana.

“Yang tampil paling baik adalah akronim Rapi yakni 57,3 persen dan Terbaik hanya 31,6 persen,” pungkasnya. (B)

Reporter: Herlis Omputo Sangia

Editor: Wulan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU