Nasabah BNI di Kendari jadi Korban Pembobolan Rekening

1,888

 

Salah satu korban pembobolan rekening, Suci Maulidya saat memperlihatkan buku rekening miliknya. Foto: Istimewa.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Beberapa hari terakhir Bank Nasional Indonesia (BNI) Cabang Kendari menjadi sorotan public kibat hilangnya uang nasabah secara tiba-tiba. Tercatat ada 98 Nasabah yang menjadi korban skimming ataupun pembobolan rekening per tanggal 20 Januari 2020. Hingga saat ini korban masih terus bertambah hingga mencapai 115 nasabah.

Pihak BNI mengaku sudah melakuan pergantian uang nasabah senilai Rp500 juta untuk 98 korban pada Selasa lalu. Sementara pengembalian dana untuk 17 korban tambahan akan diproses Rabu, (22/1/2020)

Salah satu nasabah Bank Central Asial (BCA) yang merugi hingga sepuluh juta rupiah setelah menarik di ATM BNI, Suci Maulidya juga menjadi korban menjelaskan kronologi pembobolan rekening miliknya.

“Awalnya saya kan rekening BCA terus kemudian tanggal 16 Januari malam, terakhir kali saya transaksi satu juta rupiah di ATM BNI MT. Haryono depan Hotel Grand Putri Wisata. Ditanggal 17 malam ternyata ada penarikan sejumlah 2,5 juta sebanyak empat kali jadi totalnya sepuluh juta. Saya liat ternyata ada penarikan di tanggal 17 malam itu, saya cek mutasi dan ternyata betul kehilangan 10 juta rupiah tapi penarikan itu di ATM BNI Mall Citraland di Semarang,” bebernya.

Kepala Cabang BNI Cabang Kendari, Muzakir menjelaskan, pihak BNI akan menjamin segala bentuk kerugian dan akan terus membuka layanan pengaduan sampai masalah tersebut selesai. Untuk mengantisipasi adanya kejadian berulang, pihak BNI rencananya akan melakukan koordinasi dengan BNI pusat terkait kejadian ini. (P4/B)

Editor: Wulan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU