Wa Ode Rabia Kenakan Pakaian Adat Muna di Acara Rakernas AMPI 2019

832
Wa Ode Rabia, Anggota DPD RI saat menggunakan pakaian adat Muna di penutupan Rapimnas AMPI 2019. (Istimewa)

JAKARTA, LENTERASULTRA.COM – Anggota DPD RI, Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) 2019. Ia terlihat mengenakan pakaian adat asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara dalam acara tersebut.

Pada atasannya, ia menggunakan baju berlengan pendek dan berlengan panjang berwarna putih yang digunakan secara bersamaan. Detail pernak pernik sejenis mote berwarna merah, gold dan hijau di baju pun memberikan nilai tambah.

Selain itu, ia juga terlihat memakai aksesoris yang terbuat dari logam di tangan kanan dan kiri. Sedangkan pada bagian kepala, ia menggunakan panto. Ia tampak begitu anggun menggunakan pakaian adat asal suku Muna tersebut.

Rabia menjelaskan, seluruh pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I diharuskan mengenakan pakaian adat masing-masing daerahnya pada acara penutupan ini. Hal ini dalam rangka memperkenalkan baju adat daerahnya masing-masing di kancah nasional

“Acara ini sekaligus kesempatan bagi saya memperkenalkan pakaian adat yang ada di daerah Sulawesi Tenggara“, tutur Rabia di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Sabtu, (21/11/2019).

Selain itu, pengenaan pakaian adat Ini sebagai salah satu bentuk usaha generasi muda AMPI dalam melestarikan dan mengangkat budaya yang ada di daerah masing-masing.

“Untuk itu, pemerintah dan masyarakat juga wajib untuk kembali melestarikan budaya yang ada di daerah, salah satunya dengan mengenakan pakaian adat,” ucap Senator muda Sultra ini.

Lebih lanjut pinpinan BKSP DPD RI ini mengatakan, pengenaan pakaian adat ini juga untuk memperkenalkan kepada generasi-generasi muda bahwa pakaian adat harus tetap dilestarikan. Sebab, kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikannya.

“Generasi muda jangan sampai mengabaikan budaya dan pakaian adat yang ada. Ini harus tetap dijaga dan dilestarikan,” kata Rabia.

Rabia meyakini, baju adat istiadat dapat mengangkat perekonomian masyarakat melalui program UMKM. Apalagi, jika produk tersebut ditawarkan kepada para Wisman.

“Ini juga untuk mengangkat perekonomian masyarakat di sektor UMKM karena para pengrajin pakaian adat pasti dibanjiri pesanan,” ungkap Rabia.

BACA JUGA:  Sah Dilantik! Wa Ode Rabia Siap Jembatani Aspirasi Masyarakat Sultra

Politisi Muda Sultra ini mengatakan, bahwa di Sulawesi Tenggara tidak hanya memiliki beberapa keragaman budaya dan pakaian adat yang khas dan unik. Tetapi, memiliki beberapa makanan khas yang unik dan lezat juga.

“Seperti lapa-lapa, kabuto, kambewe, sinonggi, sate gogos pokea, dan masih banyak lagi yang lainnya”, ucap Rabia.

Rabia mengatakan, bukan hanya adat istiadat dan budaya dari Sulawesi Tenggara yang harus dijaga, tetapi juga yang berasal dari seluruh nusantara ini, wajib dijaga, dilestarikan dan dikembangkan, sehingga tidak sirna oleh perkembangan zaman dan teknologi.

“Karena ini adalah identitas Bangsa Indonesia yang perlu dijaga bersama”, tutup Rabia.

Penulis: Restu Fadilah
Komentar Facebook




BERITA TERBARU

Terus Bertambah, Positif Covid-19 di Kendari jadi 27 Orang

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari kembali mengupdate data terbaru kasus Covid-19, Jumat (3/7/2020). Berdasarkan data yang dirilis, hari ini tercatat...

Tabrak Truk Parkir, Dua Pengendara di Tinanggea Meninggal Dunia

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Sebuah truk bernomor polisi DT 9374 UF yang sedang terparkir di badan jalan ditabrak oleh pengedara motor. Dua pengendara motor tewas...

169 Pemuka Agama di Kendari Terima Bantuan Uang Tunai

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pemuka agama, Pemerintah Kota Kendari melalui Kementerian Agama (Kemenag) menyerahkan bantuan uang tunai. Total dana yang...

Satroni Rumah Hingga 20 Kali, Maling di Kendari Akhirnya Ditangkap Polisi

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - AB (33), ditangkap Tim Buser Satreskrim Polres Kendari atas laporan kasus pencurian motor dan beberapa alat elektronik di sebuah kos-kosan yang...

Nelayan Asal Kolono Timur Ditemukan Tewas Terapung di Laut

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Seorang nelayan asal Desa Ulunese, Kecamatan Kolono Timur ,Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), bernama La Tele (57), ditemukan tewas mengapung di Laut...

Dalam Sehari 59 Orang di Sultra Dinyatakan Positif Covid-19

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Dalam beberapa hari terakhir jumlah kasus baru Covid-19 di Sultra menunjukkan angka yang tinggi. Termasuk hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan...

Delapan Nakes dan Dua Masyarakat Sipil di Buton Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

BUTON, LENTERASULTRA.COM - Penanganan maksimal memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Buton oleh Gugus Tugas Percepatan Penanaganan Covid-19 membuahkan hasil. Berdasarkan hasil swab...

Unjuk Rasa, Pedagang Pasar Laino Boyong Jualan ke Gedung DPRD Muna

MUNA, LENTERASULTRA.COM - Pedagang Pasar Laino Raha melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Muna, Kamis (02/07/2020). Mereka menuntut pembagian lods Pasar Laino...

BERITA TERBARU

Terus Bertambah, Positif Covid-19 di Kendari jadi 27 Orang

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari kembali mengupdate data terbaru kasus Covid-19, Jumat (3/7/2020). Berdasarkan data yang dirilis, hari ini tercatat...

Tabrak Truk Parkir, Dua Pengendara di Tinanggea Meninggal Dunia

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Sebuah truk bernomor polisi DT 9374 UF yang sedang terparkir di badan jalan ditabrak oleh pengedara motor. Dua pengendara motor tewas...

169 Pemuka Agama di Kendari Terima Bantuan Uang Tunai

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pemuka agama, Pemerintah Kota Kendari melalui Kementerian Agama (Kemenag) menyerahkan bantuan uang tunai. Total dana yang...

Satroni Rumah Hingga 20 Kali, Maling di Kendari Akhirnya Ditangkap Polisi

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - AB (33), ditangkap Tim Buser Satreskrim Polres Kendari atas laporan kasus pencurian motor dan beberapa alat elektronik di sebuah kos-kosan yang...

Nelayan Asal Kolono Timur Ditemukan Tewas Terapung di Laut

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Seorang nelayan asal Desa Ulunese, Kecamatan Kolono Timur ,Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), bernama La Tele (57), ditemukan tewas mengapung di Laut...