Pemkab Bombana Peringati Sumpah Pemuda, Peserta Upacara Gunakan Pakaian Adat

512
Suasana upacara bendera di Kabupaten Bombana dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke-90, Senin (29/10/2018).

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM- Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke- 90, Pemerintah Kabupaten Bombana bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menggelar Upacara Bendera. Bupati Bombana H. Tafdil memimpin langsung upacara itu dengan bertindak sebagai inspektur upacara yang diadakan di halaman kantor bupati, Senin (29/10). Kali ini, gelaran upacara Sumpah Pemuda di Bombana itu, terlihat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu budaya daerah itu menjadi nuansa dalam momen besar ini. Dimana seluruh peserta upacara menggunakan pakaian adat yang ada di daerah tersebut.

Hari sumpah pemuda yang ke-90 ini bertemakan “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”. Tema yang diusung kali ini atas dasar pembangunan kepemudaan yang berlandaskan atas asas kebhinekaan dan tetap teguh merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu, pemuda di Indonesia dituntut untuk lebih Kreatif, inovatif, mandiri, demokrasi, bertanggung jawab dan mampu berdaya saing. Kemudian harus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, yang mampu berwirausaha dan mempunyai jiwa kebangsaan yang bersarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka NKRI.

Related Posts

“Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda. Sehingga menjadi pelopor untuk terus membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini,” demikian cuplikan pidato Menpora yang dibacakan oleh pembina upacara, H. Tafdil.

Tahun 2019 Bangsa Indonesia akan menggelar hajat besar Pesta Demokrasi untuk memilih dan menentukan pimpinan nasional dan daerah yaitu Pemilihan Presiden dan wakil Presiden, serta DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota. Maka dari itu, dihimbau agar pemuda untuk tidak menyajikan bahkan menyebarkan informasi yang sifatnya destruktif mulai dari Hoax, hate speach/ujaran kebencian, dan menghindari narkoba, pornagrafi, pergaulan bebas, terorisme dan radikalisme.

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, gagasan, tekad, dan cita-cita. Pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia. Ayo, bangun pemuda satukan Indonesia,” pesan akhir Menpora melalui Bupati Bombana.

Dalam upacara tahunan itu, turut hadir organisasi kepemudaan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bombana dalam upacara tersebut.(Agus)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU