Asrun dan ADP Sehat di Rutan, Baru Boleh Dibesuk Keluarga

2636
Plt Walikota Kendari, saat berada di rutan KPK, Senin (5/3) pagi. Rencananya, ia akan membesuk ADP tapi belum diiizinkan KPK

Sulkarnain dan Surunuddin Belum Diizinkan

LENTERASULTRA.com-Setelah ditugasi jadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir bergegas ke Jakarta. Rencananya, ia hendak menemui pasanganya, Adriatma Dwi Putra (ADP), Walikota Kendari non aktif yang kini sedang ditahan KPK karena diduga terlibat kasus penerimaan gratifikasi dan suap.

Pagi tadi, sekira pukul 10.00 Wita, Wakil Walikota Kendari itu sudah datang ke Rutan KPK, di Gedung Merah Putih Kuningan, Jakarta. Sayangnya, meski KPK memang sudah memberi izin tahanan dibesuk, tapi untuk pekan pertama, masih jatah keluarga inti. Akhirnya, Sulkarnain tak sempat bertemu ADP. “Rencannya mau koordinasi soal tugas-tugas pemerintahan, tapi belum dapat izin dari KPK,” kata Sulkarnain yang ditemui di Rutan KPK, Senin (5/3) tadi.

Iklan

Sulkarnain memang sempat masuk ke dalam Rutan tapi tetap tidak bisa bertemu ADP termasuk Asrun. Makanya, ia mengajukan izin untuk datang lagi hari Kamis (8/3) mendatang, dan berharap semoga KPK sudah membolehkanya. “Untuk saat ini KPK hanya menjadwalkan pihak keluarga. Sehingga kemungkinan mudah-mudahan bisa hari Kamis kami mendapatkan waktu untuk menjenguk,” kata Sul.

BACA JUGA:  ADP Berencana Bangun Kantor Baru yang Megah

Sementara itu terkait kondisi kesehatan baik Adriatma maupun Asrun, informasi yang ia peroleh, keduanya dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan apapun. Hal itu dikatakannya setelah pihak keluarga hendak pulang. “Kalau dapat kabar tadi keduanya sehat, Alhamdulillah,” papar Zul.

Jurnalis lenterasultra.com, Restu Fadilah di Jakarta melaporkan, usai Sulkarnain datang, tak berapa lama kemudian hadir juga Surunuddin Dangga. Bupati Konawe Selatan itu juga berniat membesuk Asrun dan ADP. Sekadar diketahui, Surunuddin adalah paman dari Asrun.

Sama halnya seperti Sulkarnain, mantan Ketua DPRD Konawe Selatan itu belum diperbolehkan menjenguk keduanya. Menurutnya saat ini yang baru diperbolehkan menjenguk adalah pihak keluarga. Pasalnya ini merupakan kesempatan pertama baik ADP maupun ayahnya Asrun dibesuk pasca ditahan KPK beberapa waktu lalu.

Bupati Konsel, Surunuddin Dangga saat berada di rutan KPK, Senin (5/3) pagi. Rencananya, ia akan membesuk Asrun dan ADP tapi belum diiizinkan KPK

“Tadi saya belum bertemu dengan siapa-siapa, tadi katanya baru pihak keluarga saja,” kata Surunuddin. Ia mengaku sudah mendaftarkan diri kepada pengacara agar bisa bertemu baik dengan Asrun maupun ADP.

Ia berharap dapat segera bertemu dengan keduanya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa ini. “Yah saya tentu cukup prihatin. Tadi saya sudah daftar, mudah-mudahan (Kamis) sudah bisa jenguk,” tutupnya.

BACA JUGA:  Tiga OPD di Kendari Segera Miliki Kadis Definitif

Informasi yang diperoleh lenterasultra di lokasi, menyebutkan, istri ADP, Siska Karina Imran sudah sempat membesuk suaminya sejak pagi, sebelum Sulkarnain dan Surunuddin. Belum diperoleh informasi apakah Sri Yastin dan Adrizal, istri dan anak Asrun sudah membesuk atau belum.

Diketahui, sudah lima hari Asrun dan ADP mendekam di Rutan KPK pasca diamankan Rabu (28/2) lalu. Dia berada satu tahanan dengan anaknya Walikota Kendari, Adriatma dan mantan Kepala BPKAD Kota Kendari, Fatmawati Faqih. Ketiganya diduga bersama-sama menerima hadiah sebanyak Rp 2,8 miliar dari Direktur Utama PT Sarana Bangun Nusantara (SBN), Hasmun Hamzah.

Akibat perbuatannya itu, KPK menyangkakan Hasmun sebagai pihak pemberi dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sedangkan ADP, Asrun dan Fatmawati, sebagai pihak penerima disangkakan dengan Pasal 11 atau Pasal 12 huruf a UU Pemberantasan Tipikor Jakarta Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.(rere)

Komentar Facebook