20 Tahun Jadi Pegawai, Syahrun Kini Jadi “Jenderal” ASN Bombana

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM-Dua puluh tahun silam, tepatnya tahun 2006, Syahrun terangkat jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bombana. Ia melewati perjalanan karier yang panjang hingga dua dekade. Siapa sangka, lelaki kelahiran Agustus 1973 tersebut kini sampai di puncak prestasi seorang birokrat. Syahrun resmi dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, daerah tempat ia pertama kali mengenakan baju kakhy, uniform resmi seorang pegawai.
Hari ini, tepatnya Senin 11 Mei 2026, Syahrun dikukuhkan jadi “jenderal” ASN di Bombana. Jabatan itu diraihnya diusia 52 tahun 9 bulan. Alumni Universitas Veteran Republik Indonesia, Jurusan Tehnik Pertambangan ini lahir di bulan Agustus 1973. Dia sepantaran dengan dua rivalnya saat seleksi Sekda Bombana, Hasdin Ratta dan Darwin.
Syahrun bukan orang baru di Bombana. Dia besar di daerah eks otorita Kabupaten Buton tersebut yakni di daerah Teppo’e Kecamatan Poleang Timur. Di lingkungan birokrasi Pemerintah Daerah (Pemda) Bombana, Syahrun bukan pula orang baru. Pria dengan gelar Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) dibelakang namanya ini sudah 20 tahun berdinas di Pemda Bombana.
Syahrun mulai mengabdi di Pemda Bombana tahun 2006 lalu, tepatnya tiga tahun setelah Bombana berpisah dari induknya Kabupaten Buton. Kurang lebih dua dekade menjadi amtenar di Pemda Bombana, Syahrun sudah menduduki berbagai jabatan penting. Mulai dari kepala seksi, kepala bidang, sekretaris dan kepala dinas (Kadis).
Khusus jabatan Kadis atau level eselon II.B di kabupaten, Syahrun mengawalinya di era pemerintahan Tafdil sebagai Bupati Bombana. Jabatan eselon dua pertamanya yakni Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub). Posisi ini diamanahkan kepadanya sejak Senin, 26 Februari 2018.
Setelah dua tahun menjadi Kadishub, di tahun 2020, Tafdil menggesernya menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Jabatan eselon kedua yang diamanahkan kepada Syahrun bertahan hingga di era pemerintahan Burhanuddin sebagai Pj Bupati Bombana.
Posisinya sebagai Kadis PUPR baru bergeser di era pemerintahan Pj Bupati Edy Suharmanto. Kurang lebih enam bulan Edy Suharmanto menjabat tepatnya, Jumat, 21 Juni 2024, Syahrun digeser dari Kadis PUPR menjadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
Jabatan kepala dinas untuk kali ketiga bagi Syahrun, bertahan hingga Burhanuddin kembali ke Bombana menjadi Bupati definitif. Kurang lebih dua tahun Burhanuddin jadi Bupati, Syahrun kembali dilantik menjadi pejabat eselon dua. Jabatannya sebagai Kadis PUPR. Pelantikannya digelar di depan rumah jabatan bupati pada Jumat, 6 Februari 2026. Ini berarti, selama tujuh tahun dengan empat bupati, Syahrun empat kali menduduki jabatan eselon dua.
Jabatan di dinas “mata air” ini rupanya hanya bertahan kurang lebih tiga bulan. Hari ini, tepatnya 11 Mei 2026, ayah satu orang anak dilantik lagi oleh atasannya, Burhanuddin. Namun posisinya kali ini menduduki jabatan tertinggi ASN di Kabupaten Bombana. Syahrun menjadi Sekda Bombana. Level eselonnya pun berubah dari eselon II.B menjadi eselon II.A.
Bupati Bombana, Burhanuddin memimpin langsung pelantikan Syahrun sebagai Sekda Bombana. Seremoni acaranya turut dihadiri Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, beberapa kepala dinas dan badan, pimpinan pejabat vertikal hingga Ketua Tim Penggerak PPK, Fatmawati Kasim Marewa.
Usai melantik, Burhanuddin mnejelaskan bahwa penetapan jabatan Sekda Bombana bukan sebuah proses yang instan, tetapi melalui proses yang panjang. “Pelantikan merupakan hasil dari rangkaian seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang digelar beberapa waktu lu,” kata Burhanuddin.
Mantan Pj Bupati Bombana ini bilang, Pemda bomba berkomitmen penuh pada prinsip tata kelola pemeritahan yang baik atau good government. Oleh karena itu, dia memastikan seluruh tahapan seleksi mulai administrasi, asesmen, kompetensi hingga penetapan nama, telah dilaksanakan dengan transparan, akuntabel dan sesuai mekanisme serta peraturan perundang-undangan. “Hal ini kami lakukan untuk memastikan bahwa sosok yang mengisi jabatan struktural birokrasi di Pemda Bombana adalah sosok yang memiliki kompetensi integritas dan rekam jejak mumpuni,” ungkap Burhanuddin.(adhi)
