Nasdem Usul Syahrul Said Jadi Ketua DPRD Sultra

KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Kursi Ketua DPRD Sultra yang selama 13 bulan atau sejak Oktober 2024 diduduki La Ode Tariala, tak lama lagi bakal berganti penghuni. Partai NasDem, selaku pemilik hak atas kursi tersebut telah mengusulkan pencopotan terhadap La Ode Tariala ke DPP Partai NasDem, dan mengajukan nama Syahrul Said, anggota DPRD dari daerah pemilihan Buton Raya sebagai penggantinya.
Surat usulan pencopotan Ketua DPRD Sultra itu diteken Ketua DPW NasDem, Ali Mazi dan Sekretarisnya, Muh. Tahir Lakimi. Lenterasultra.com menerima kiriman soft file usulan pencopotan terhadap La Ode Tariala. Surat dengan logo DPW Partai NaDem Sultra diteken 30 Oktober 2025 lalu. Suratnya teregistrasi dengan nomor 134-SI/DPW-NasDem/Sultra/X/2025. Warkat ini tertulis bersifat penting dan ditujukan kepada Surya Paloh, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.
Menariknya, di surat DPW NasDem Sultra itu, bukan hanya menyasar La Ode Tariala tapi juga ke koleganya yang lain. Sudarmanto Saeka, yang selama ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Nasdem ikut diusul agar diganti. Suksesornya adalah H Supardjo, anggota DPRD dari Dapil Bombana-Konawe Selatan. Sayangnya, di dalam surat itu tak disebutkan dengan detail apa kesalahan yang diperbuat keduanya sampai harus diganti.
Yang jelas, dalam surat tersebut disebutkan ada tiga poin penting yang turut disertakan dalam usulan pergantian Ketua DPRD dan Ketua Fraksi Partai NasDem. Pertama, dasar surat sesuai dengan hasil Kongres ke-III Partai NasDem dan surat DPW Partai NasDem Sultra nomor 132-SI/DPW-NasDem/Sultra/X/2025 tanggal 30 Oktober 2025, perihal penyampaian informasi perkembangan internal DPRD Sultra ketua umum DPP Partai NasDem.

Nah di poin kedua, ditulislah nama Syahrul Said memuat nama ketua DPRD dan Ketua Fraksi NasDem DPRD Sultra yang akan menggantikan La Ode Tariala dan Sudarmanto. Sementara poin ketiga memuat pertimbangan. Di poin ketiga ini ada tiga poin yang jadi pertimbangan. Diantaranya, untuk memperkuat kinerja partai, menjaga stabilitas, efektivitas dan kehormatan kelembagaan DPRD Sultra. Di poin lain, pertimbangan usulan pergantian pimpinan DPRD Sultra dan Ketua Fraksi NasDem disebutkan untuk memperkuat peran fraksi Partai Nasdem sebagai representasi visi Gerakan restorasi Indonesia di Parlemen daerah.
Seorang pengurus DPW Partai NasDem mengakui adanya usulan itu, bahkan sudah direspon oleh DPP Partai Nasdem. Surat Keputusan (SK) terhadap pencopotan tersebut pun sudah disetujui oleh DPP. “Informasinya SK pergantian Ketua DPRD Sultra dijemput langsung ke Jakarta dan sudah diterima oleh pengurus DPW. Mungkin satu dua hari ini tiba di Kendari,” kata salah satu sumber dari NasDem Sultra.
Sementara itu, Sekretaris DPW Partai NasDem Sultra, Tahir Lakimi memilih belum mau mengomentari hal tersebut. Ia yang masih dalam perjalanan dari Jakarta ke Kendari, mengaku akan menyampaikan dinamika terkini NasDem Sultra, hari Rabu (26/11). “Besok saja ya saya jawab, biar jelas semuanya,” kata Tahir, saat dikonfirmasi.(red)
