Sampai September, 35 Nyawa Warga Sultra Melayang di Jalan Raya

KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tenggara yang menyebabkan hilangnya nyawa manusia relatif masih tinggi. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sultra mencatat, sampai September 2025, sudah ada 35 jiwa melayang di jalan raya akibat kecelakaan. Angka itu termasuk bagian dari 1.135 kasus Lakalantas yang terjadi di berbagai wilayah di Bumi Anoa.
Fakta itu diungkapkan Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sultra, Kombes Pol. Dr Argo Wiyono di depan para jurnalis dan juga tetamu yang hadir dalam syukuran perayaan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 yang digelar di di tribun lapangan Presisi Polda Sultra, Senin (22/9/2025). “Ada banyak faktor pemicu hingga kecelakaan terjadi, jalan rusak atau kelalaian pengemudi,” ungkap Kombes Argo.
Dirlantas menambahkan, unit lalu lintas yang dipimpinnya terus berusaha meminimalisir terjadinya Lakalantas, dengan rutin menggelar Patroli bagi kendaraan yang melaju dengan melawan arus termasuk rutin mengadakan edukasi ke sekolah-sekolah setiap bulannya mengenai pentingnya aturan berkendara di usia sekolah.
Di kesempatan itu, Kombes Argo juga ikut merespon terkait desakan publik agar mengurangi bahkan meniadakan kebiasaan berkendara menggunakan lampu strobo dan sirine. Aksesoris kendaraan semacam itu mengganggu kenyamanan dan ketertiban lalu lintas. Ini juga bagian dari sikap kepolisian menyikapi gerakan sosial bertajuk “Stop Tot Tot Wuk Wuk” viral di media sosial.

Sementara itu, Kapolda Sultra Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, menegaskan pentingnya peran lalu lintas dalam mewujudkan keselamatan jalan. Ia menekankan agar para Kasatlantas di Polres jajaran berkomitmen menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, baik melalui penyuluhan maupun penindakan tegas.
“Kolaborasi dan sinergitas kita bersama adalah kunci untuk menciptakan Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman,” kata Irjen Pol Didik. Kapolda juga memberikan apresiasi kepada Ditlantas Polda Sultra atas berbagai upaya yang telah dilakukan, mulai dari pemusnahan knalpot brong hingga penyuluhan dan kerja sama lintas sektoral.
Acara syukuran Hari Lalu Lintas itu sendiri juga turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, serta pejabat utama Polda Sultra, Ketua Bhayangkari Sultra beserta pengurus, serta personel Ditlantas Polda Sultra.(*0
Penulis : Meilani
