KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Baru juga sehari bertugas sebagai Kapolres Bombana, AKBP Eko Sutomo langsung berurusan dengan masalah. Di wilayah hukum yang dikendalikannya, malah terjadi insiden penembakan yang diduga dilakukan oknum polisi dari kesatuan Brigade Mobile (Brimob). Empat orang dari kesatuan elit polisi tersebut sudah diamankan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sultra.
Peristiwa meletupnya peluru dari moncong senjata milik anggota Brimob itu terjadi Kamis (8/1) siang lalu di sebuah lokasi penambangan mineral di sekitar Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara. Saat warga sedang melakukan aktivitas penambangan tradisional, empat personel Resimen 2 Korbrimob yang bertugas di wilayah Kota Kendari mendatangi lokasi.
“Empat anggota Brimob itu datang ke lokasi tambang dan memberikan peringatan agar warga menghentikan aktivitasnya, karena diduga itu illegal,” jelas Kepala Seksi Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim dslam keterangan tertulisanya kepada media. Katanya, situasi kemudian tidak terkendali dikarenakan terjadi adu mulut antara masyarakat dengan personil Brimob tersebut hingga terjadi tembakan.
Korban dalam insiden ini mengalami satu luka tembak pada punggung kaki sebelah kiri dan telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Tanduale. “Situasi saat ini sudah kondusif. Polres Bombana juga menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Abdul Hakim.
Usai kejadian penembakan, pelaku diamankan di Polres Bombana selanjutnya keempat terduga pelaku telah dijemput oleh Bidpropam Polda Sulawesi Tenggara dan telah dibawa ke Polda Sultra untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Proses penyelidikan kasus ini telah di ambil alih oleh Polda Sultra dan akan dilaksanakan secara objektif dan transparan.
“Semua proses akan dilakukan sesuai aturan untuk menjaga keadilan bagi semua pihak.” katanya. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, agar proses penyelidikan berjalan lancer.(red)