Kementan Kucurkan Duit Rp236 M di Sultra untuk Cetak Sawah

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Pemprov Sultra, Endah Susilowati (kiri). Ia menyampaikan terkait adanya proyek pencetakan sawah di berbagai daerah di Sultra. FOTO :IST

 

KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Target swasembada pangan dan surplus beras yang dicanangkan Kementerian Pertanian tak sekadar rencana. Caranya, pusat menggelontorkan banyak duit ke daerah agar melakukan pencetakan sawah baru. Di Sultra, tahun ini ada guyuran anggaran sampai Rp236 miliar untuk program ini, yang tersebar di enam kabupaten berbeda di Bumi Anoa.

Enam kabupaten yang kebagian itu adalah Kabupaten Bombana, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe dan Kolaka Timur serta Kabupaten Kolaka. Luas sawah baru yang dicetak di lima kabupaten ini sekitar 6.745 hektar. Di Sultra, proyek ini dikelola Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan atau Distanak.

Percetakan sawah baru ini masih terus digenjot penyelesaiannya. Waktu pekerjaannya hingga akhir tahun 2025 ini. Saat pertama dilaksanakan, proyek cetak sawah baru ini tidak lagi melibatkan Tentara Nasional Indonesia atau TNI. Nanti memasuki awal Desember ini, sebagian dari proyek tersebut dikabarkan diswakelolan kepada personil TNI. Mega proyek tersebut dipercayakan kepada kontraktor atau dipihak ketigakan kepada rekanan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra, Prof. Muhammad Taufik melalui Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Endah Susilowati mengatakan luasan lahan cetak sawah baru di enam kabupaten itu berbeda-beda. Endah merinci, di Kolaka Timur tercatat sebagai daerah yang mendapatkan jatah paling luas. Di wilayah ini, luas sawah baru yang dicetak sekitar 2.195 hektar.

Kabupaten Konawe menyusul diposisi kedua. Luas lahan tidur yang dijadikan sawah sekitar 2.000 hektar. Posisi ketiga Kabupaten Konawe. Di daerah ini lahan baru yang dijadikan sawah sekitar 1.100 hektar. Kabupaten Bombana juga kebagian proyek cetak sawah baru. Luasannya sekitar 750 hektar.

Sementara Kabupaten Konawe dan Kolaka berada diurutan kelima dan keenam. Dua kabupaten ini masing-masing kebagian proyek cetak sawah baru  sekitar 500 dan 200 hektar. “Pekerjaan cetak sawah baru ini dipihak ketigakan dan diswakelola TNI,” ungkap Endah Susilowati via pesan WhatsAppnya, Selasa malam, 9 Desember 2025. (adhi)