Niat Jemput Istri, Pria Asal Konawe Tewas Ditembak di Koltim

Mendiang Rizaldi, sesaat setelah perisitiwa penembakan yang dialaminya. Petugas memeriksa kedalaman peluru yang menembus pungggungnya hingga menyebabkanya nyawanya lepas dari raga. FOTO :IST

 

TIRAWUTA, LENTERASULTRA.COM-Tragis betul hidup lelaki muda bernama Rizaldi. Pria muda berusia 23 tahun ini meregang nyawa saat memperjuangkan cintanya. Ia ditembak seseorang ketika hendak menjemput istrinya, yang lagi ngambek dan pulang ke rumah mertua. Seseorang membidiknya dengan senapan angin, tersungkur lalu ajal menjemputnya.

Tragedi ini terjadi Sabtu, 15 November sore. Ceritanya, Rizaldi yang tercatat sebagai warga Desa Tongauna, Kecamatan Tongauna, Konawe ini sedang ada masalah rumah tangga dengan istrinya, Ratna Sari. Sang belahan jiwa yang baru berusia 20 tahun itu memilih pulang ke rumah orang tuanya di Desa Lara, Kecamatan Tirawuta Kolaka Timur. Rizaldi yang tak ingin lama-lama ditinggal istri, berinisiatif menjemput pasangannya.

Sore hari ia star dari Konawe dan tiba jelang magrib di rumah mertuanya yang bernama Ramli. Kepada sang mertua, ia minta izin menjemput istrinya. Sayang, sang mertua menolak. Alasannya, mereka sudah pisah ranjang dan kini sedang proses cerai. Menantu dan mertua itu terlibat keributan. Ramli yang emosi bahkan sempat mengejar Rizaldi menggunakan tombak.

Pertengkaran mertua dan menantu itu menarik perhatian CN, seorang anak muda berusia 24 tahun asal Konawe yang kebetulan bekerja sebagai peternak itik di Desa Lara. CN saat itu sedang ada di sekitar rumah Ramli. Saat kejadian, ia sedang menggengam senapan angin yang sering ia pakai. Melihat Rizaldi dikejar, tanpa bertanya lebih awal duduk persoalan, malah langsung mengokang senjata.

Senapan angin yang sering ia gunakan menghalau hewan yang mengganggu ternaknya, langsung diarahkan ke Rizaldi yang tengah berlari. Hanya sekali menarik pelatuk, peluru dari senjata itu tepat menghantam punggung Rizaldi. Suami Ratna Sari itu seketika tumbang, dan terengah-engah bernapas. Tubuhnya terluka.

Ia sempat meminta pertolongan ke salah satu rumah warga yang langsung melarikan ke Puskesmas Tirawuta. Namun peluru yang di duga menebus hingga ke jantungnya akhirnya menyebabkan korban meninggal dunia. “Setelah mendengar ada kejadian itu, kami langsung ke lokasi,” aku Kapolres Kolaka Timur, AKBP Tinton Riambodo melalui Kasat Reskrim, AKP Ahmad Fathoni kepada lenterasultra.com.

Polisi, kata Ahmad Fathoni langsung mengamankan CN saat itu juga dan kini tengan diperiksa intensif bersama beberapa saksi yang mengatahui peristiwa tersebut. Sementara itu jenazah korban langsung diantar pihak kepolisian menggunakan ambulan ke kediamannya di Konawe. (rik)