Enam Pejabat Rebutan Kursi Sekda Koltim

 

TIRAWUTA, LENTERASULTRA.COM-Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kolaka Timur yang lama ditinggalkan Iqbal Tongasa tak lama lagi bakal terisi. Enam pamong senior dan memenuhi syarat kepangkatan resmi mendaftarkan diri dan dinyatakan lulus seleksi administrasi. Panitia pun sudah mengumumkan nama-nama mereka. Menariknya, ada satu nama perempuan yang ikut bersaing, dan berasal dari luar Kolaka Timur.

Perempuan itu bernama Noor Jannah. Birokrat itu berasal dari Kabupaten Konawe yang saat ini menduduki jabatan eselon II sebagai Kepala Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak di Konawe. Wanita ini nanti bersaing dengan lima pejabat dari Koltim. Mereka antara lain, Mustakim Darwis, yang saat ini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Nama lainnya adalah Subhan Jaya yang kini menduduki posisi sebagai Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Koltim, Aspian Suute, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), lalu ada Rismanto Runda yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapendda) dan terakhir adalah Syawal Syarifuddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Koltim.

Uniknya, nama La Fala yang saat ini menjabat sebagai Pj Sekda justru tak muncul, meski ia juga ikut mendaftar. “Saya ikut mendaftarji hanya berdasarkan verifikasi administrasi, saya dinyatakan tidak bersyarat,” ujar Lafala saat di konfirmasi lentarasultra lewat pesan singkat. La Fala tak menjelaskan, syarat administrasi apa yang membuatnya digugurkan.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Koltim, Ruslan mengatakan secara keseluruhan pendaftar seleksi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama berjumlah 10 orang yang semuanya adalah pimpinan organisasi perangkat daerah. Namun setelah di seleksi secara administrasi, hanya 6 yang di nyatakan lolos. “Yang 4 orang tidak memenuhi syarat pernah menduduki jabatan pratama minimal 2 tahun,” ujar Ruslan.

Ia mengatakan, enem orang Calon Sekda Koltim itu akan mengikuti tahapan selanjutnya berupa asesmen terpusat di Polda Sultra termasuk tes makalah dan wawancara oleh panitia seleksi yang diketuai Sekda Provinsi Asrun Lio. “Setelah itu Pansel akan mengeluarkan 3 nama untuk di serahkan ke BKN pusat yang akan menetapkan 1 nama untuk dilantik sebagai dl Sekda definitif,” pungkas Ruslan. (rik)