Suci : Golkar Sultra Harus Jadi Rumah Bagi Kader Muda

Sucianti Suaib Saenong (SSS). FOTO :IST

 

KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Terpilihnya La Ode Darwin sebagai Ketua DPD Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) menumbuhkan harapan banyak pihak terhadap kian kuatnya “Beringin Rimbun” di jazirah Bumi Anoa. Salah satunya datang dari Sucianti Suaib Saenong (SSS), salah seorang kader Partai Golkar yang kini berkiprah di Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Suci berharap, Golkar di era La Ode Darwin bisa mengembalikan kejayaan partai.

“Pertama, saya ingin menyampaikan banyak selamat atas terpilihnya saudara saya, Pak La Ode Darwin, sebagai Ketua DPD Golkar Sultra masa bakti 2025-2030,” kata Sucianti menanggapi terpilihnya Bupati Muna Barat itu sebagai nakhoda Golkar Sultra lewat Musda yang digelar 2 November lalu. Bagi Suci, Darwin adalah sosok ideal yang diyakini mampu membawa partai di jalur kemenangan dalam berbagai kontenstasi pemilihan lokal nantinya.

Tanpa bermaksud menggurui, Suci yang sudah cukup lama berkecimpung di Partai Golkar, memberikan beberapa masukan strategis untuk La Ode Darwin, selama periode kepemimpinannya. Salah satu yang terpenting adalah mendukung program Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengawal masuknya aliran listrik di 50 desa di Sultra, yang teridentifikasi masih gelap.

“Yang berikutnya, lewat organ-organ Golkar di parlemen, bisa membantu pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan PAD Pemprov Sultra yang potensinya bisa sampai Rp3 Triliun setahun dari sektor tambang. Ini juga bagian dari program Ketum Golkar saat hadir di Sultra, beberapa waktu lalu,” tambah perempuan Sultra asal Bombana ini. Suci mendorong agar Golkar bersinergi dengan Pemprov untuk mengawal pembangunan Sultra, sekaligus menunjang peran Golkar dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Wasekjend BPP HIPMI itu juga berharap besar agar Golkar Sultra nantinya bisa menjadi rumah besar kader muda yang inovatif. Dengan melaksanakan pelatihan kepemimpinan, kaderisasi berjenjang, serta beri ruang bagi generasi milenial dan Gen Z untuk berkiprah dalam struktur maupun program partai minimal 6 bulan sekali. “Ini bagian dari regenerasi kader dan tetap merangkul yang senior dalam peningkatan kapasitas,” tambahnya.

Suci juga meminta agar konsolidasi internal benar-benar dilakukan lalu menghidupkan seluruh kekuatan kader hingga tingkat dusun/RT/RW, desa dan kelurahan. Jika perlu, komunikasi politik tidak hanya lewat ketua DPD II tapi langsung ke Komcat hingga ke Komdes, agar struktur partai sampai ke level paling bawah merasakan hadirnya DPD 1.

Sucianti Suaib Saenong, saat menghadiri Musda Golkar Sultra, 2 November lalu. Ia duduk di deretan depan bersama Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan La Ode Darwin (samping kiri Siska), bersama para petinggi Golkar lainnya. FOTO :IST

 

“Saya kira, DPD 1 juga perlu untuk turun langsung menemui masyarakat, mendengar aspirasi, dan menghadirkan Golkar sebagai solusi. Fokus pada isu-isu penting seperti kesejahteraan nelayan dan petani, pengembangan UMKM, dan pembukaan lapangan kerja dan dampak dari pertambangan,” tambah wanita yang kini berprofesi sebagai seorang pengusaha dan sukses di belantara Jakarta.

Menurut SSS, gagasan konstruktif lainnya yang perlu dilakukan Golkar Sultra adalah melakukan transformasi digital dengan memaksimalkan media sosial, platform digital, dan sistem informasi partai agar komunikasi politik menjadi lebih efektif dan kader mampu menjangkau publik dengan cara modern dan kreatif ke seluruh jazirah Sultra.

“Yang tak kalah penting, dan ini adalah muara dari pekerjaan partai adalah menang. Saya berharap Golkar Sultra membangun strategi pemenangan yang terukur dan berbasis data dalam menghadapi kontestasi politik mendatang. Identifikasi figur potensial yang dekat dengan rakyat dan memiliki rekam jejak baik untuk diusung dalam pemilihan legislatif maupun kepala daerah,” tandasnya.

SSS yakin, di era Darwin, masa-masa keemasan Golkar bakal kembali. Menang di Pemilu daerah, dan jadi pimpinan di semua DPRD di Sultra, serta melahirkan kepala daerah dari rahim Golkar. Tentu saja, itu tidak mudah, tapi melihat kepiawaian La Ode Darwin yang sukses memenangkan dua kompetisi besar-Bupati dan Ketua DPD 1-dengan mulus dan bahkan tanpa lawan tarung, menunjukan betapa talenta politik Bupati Muna Barat tersebut sulit ditandingi. “Sekali lagi, selamat buat saudara saya Pak La Ode Darwin,” pungkas Suci.(red)