KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Tenggara yang sempat ditunda, akhirnya dijadwalkan kembali. DPP Partai Golkar baru saja mengeluarkan surat terbaru yang memerintahkan Golkar Sultra menggelar Musda, 2 November 2025 nanti. Surat penetapan itu bertanggal 30 Oktober, dengan nomor B-811/DPP/Golkar/X/2025.
Dalam surat yang diteken Wakil Ketua Umum, Kahar Muzakir dan Sekretaris Jenderal, Muhammad Sarmuji itu ditujukan kepada Ketua DPD Golkar Sultra, DPP Golkar menetapkan waktu penyelenggaraan Musda adalah Minggu, 2 November 2025. “Betul (Musda 2 November), untuk lebih detail, silakan minta keterangan Ketua DPD Golkar, Pa Hery Asiku,” aku Abu Hasan, Sekretaris Penyelenggara Musda saat dikonfirmasi.
Menyusul terbitnya surat tersebut, DPD Golkar Sultra juga bergerak. Ketua dan pengurus DPD Golkar di kabupaten/kota langsung disurati untuk menghadiri Musda. Dalam surat yang diterbitkan tanggal 30 Oktober 2025 itu, semua ketua Golkar diundang untuk ke Kendari, tanggal 1 November atau sehari sebelum acara. “Pelaksanaan Musda akan digelar di Hotel Claro, Pukul 10.00 Wita,” bunyi surat yang diteken Ketua Golkar Sultra, Herry Asiku dan Sekretaris, Muhammad Basri.
Poin lain di surat bernomor SUM-174/DPD/Golkar/X/2025 itu juga disebutkan bahwa peserta Musda adalah Ketua, Sekretaris, Bendahara, beserta 4 wakil ketua di bidang perempuan, Pemenangan Pemilu, OKK dan Ketua AMPG. Tiap “kafilah” diwajibkan membawa surat mandat yang diteken Ketua dan Sekretaris, untuk ditunjukan kepada Panitia Musda di lokasi acara.
“Panitia juga menyiapkan akomodasi untuk semua peserta yang diundang, di sebuah hotel di Jalan Madjid Yoenoes, dan disilakan chek inn tanggal 1 November dan chek out paling lama 3 November,” tambah surat tersebut di poin lainnya. Peserta Musda juga diwajibkan menggunakan pakaian khas Golkar saat pembukaan dan selama Musda berlangsung.
Dalam Musda tersebut, masing-masing pengurus Golkar dari kabupaten/kota bakal diminta tanggapan atas laporan pertanggungjawaban pengurus DPD 1, maka semuanya diminta menyiapkan tanggapan dan pandangan termasuk hal-hal yang terkait dengan perkembangan dan masalah-masalah organisasi di daerah.
Sebelumnya, Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sultra dijadwalkan digelar 26 Oktober 2025 lalu tapi ditunda dan dijadwalkan ulang. Penundaan itu lebih karena alasan teknis semata karena Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia tidak bisa hadir ke Sultra di tanggal 26 Oktober, sesuai jadwal awal Musda karena di saat bersamaan sedang mendampingi Presiden Prabowo melawat ke luar negeri dalam kapasitas sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).(red)