Ketua KONI Soroti Anjloknya Prestasi Olahraga Sultra

Jajaran pengurus KONI Sultra periode 2024-2029 yang diketuai Andi Ady Askar dilantik Ketua KONI Pusat, Kamis (9/10/2025) di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra. FOTO :IST

 

KENDARI, LENTERASULTRA.COM-Pekerjaan maha berat kini resmi disandang semua pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra yang baru saja dilantik. Prestasi olahraga daerah yang anjlok jadi tantangan di masa depan. Ketua KONI Pusat bahkan menunjukan rasa prihatinnya terhadap prestasi olahraga atlet-atlet Bumi Anoa yang anjlok, dan terlihat ketika ikut gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON).

Rasa prihatin itu disampaikan Ketua umum (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman saat memberi sambutan usai melantik dan mengukuhkan Pengurus KONI Sultra masa bakti 2025–2029 dibawah kepemimpinan Andi Ady Askar, yang digelar di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Kamis (9/10/2025). “Saya harap, pengurus baru ini harus melakukan evaluasi total terhadap pembinaan atlet, karena saya lihat data, prestasi Sultra ini menurun sekali,” sindir Marciano Norman.

Ia lalu membeberkan data. Saat digelar PON ke 20 di Papua tahun 2021, Sultra masih bisa bertengger di posisi 20 dari 38 provinsi. Tapi saat PON ke 21 digelar di Sumatera Utara, atlet-atlet Sultra malah tak bisa berbuat banyak dalam prestasi. Di tabel akhir klasemen, duduk di peringkat 34. “Padahal Sultra ini potensi atletnya luar biasa, tapi prestasinya malah turun,” tambah Ketua KONI Pusat ini.

Makanya, ia mengingatkan jajaran pengurus KONI Sultra yang baru untuk kerja keras dan mengevaluasi total pembinaan atlet agar prestasi olahraga di daerah ini bisa kembali jaya, bukan malah mengulang situasi yang sama. Apalagi, ia yakin bahwa pembinaan olahraga di Sultra pasti mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur.

Untuk diketahui, saat Sultra mengikuti PON Papua tahun 2021 lalu, atlet-atlet Bumi Anoa berhasil menyabet total 15 medali, dengan rincian 5 emas yang semuanya disumbangkan dari cabang dayung. Ada juga 5 perak dan 5 perunggu. Ketika ke Sumatera Utara saat PON 21, tahun 2024 mendadak anjlok. Hanya membawa pulang 14 totol medali, yang didominasi perunggu 8 keping dan emas hanya 1, itupun dari cabang Softball Putri. Dayung hanya bisa membawa pulang empat perak.

Sementara itu, Ketua KONI Sultra masa bakti 2025–2029, Andi Ady Aksar, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat pembinaan atlet dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi, serta meningkatkan transparansi dan profesionalisme organisasi. “Insya Allah kita akan buktikan nama Sultra akan berkibar kembali di bidang olahrga, Saya yakin dan percaya itu karena saya didukung seribu persen oleh Pak Gubernur,” ujarnya usai pelantikan.

Saat memberi sambutan, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka menggaris bawahi kedisiplinan adalah kunci keberhasilan KONI Sultra dalam mengemban tugas. Dengan adanya dukungan dari Pemprov, pengusaha, harusnya KONI Sultra bisa lebih baik. Ia yakin, dengan pengurus baru yang energik dan solid, KONI Sultra mampu melahirkan atlit-atlit potensial yang dapat mengharumkan dan mengembalikkan prestasi daerah di kancah nasional maupun internasional.

Sebagai tambahan informasi, Andi Adi Askar terpilih jadi KONI Sultra tanpa pesaing. Ia terpilih aklamasi dalam sebuah Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) yang digelar di salah satu hotel di Kendari, Minggu 27 Juli 2025. 18 hari kemudian, tepatnya 14 Agustus 2025 KONI pusat sudah menerbitkan Surat Keputusan nomor 109 tahun 2025.

Isinya, pengukuhan personalia pengurus KONI Provinsi Sultra masa bakti 2025-2029. Warkat hasil Musorprovlub ini diterbitkan 14 Agustus 2025. Dekret 109 tersebut diteken Ketua umum KONI Pusat Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman. SK 109 ini terdiri dari tujuh halaman. Jumlah personalia yang jadi pengurus sebanyak 154 orang.

Pengurus KONI yang ditempatkan sebagai  pelindung yakni Gubernur, Ketua DPRD, Kapolda, Danrem 143 Halu Oleo, Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi, Kabinda Sultra, Danlanud Halu Oleo dan Danlanal Kendari. Sementara pengurus yang masuk dalam Dewan Kehormatan sebanyak 5 orang. Mereka adalah Sekda Sultra, Kepala Inspektorat Sultra, Kepala BPKP, Kepala Bappeda dan Sekretaris DPRD Sultra.(*/A)

Penulis : Meilani