KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Dinasti Asrun maju berebut kursi dalam Pemilihan Wakil Wali Kota (Pilwawali) Kendari. Mereka adalah Siska Karina Imran dan Adi Jaya Putra (AJP).
Menurut Pengamat Politik Sulawesi Tenggara (Sultra), Najib Husen duelnya Siska dan AJP dinilainya sama-sama kuat, yang kemudian memiliki peluang yang sama.
“Meski sama-sama kuat, namun mereka belum teruji. Mengapa saya berbicara demikian, perihal kapabilitas dan kompetensi keduanya belum bisa diukur karena belum teruji,” ujarnya.
Walaupun figur-figur ini punya peluang yang sama. Kata najib, tergantung dari lobi-lobi politik yang mereka bangun.
“Ya, bagaimana 35 suara yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari itu, mampu dilobinya,” katanya.
Lanjutnya, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo memprediksi dari hitungan dasar AJP, mempunyai keunggulan dimana PKS yang menguasai kursi DPRD, jika dibandingkan PAN.
Namun bukan berarti AJP bisa menang mutlak, kuncinya ada pada lobi-lobi politik.
Tinggal bagaimana partai yang ada bisa memilih figur yang paling terbaik dari keduanya dan berusaha menghindari politik uang.
Siska Karina Imran merupakan istri dari mantan Wali Kota Kendari nonaktif, Adriatma Dwi Putra (ADP). ADP yang tak lain putra kedua Asrun.
Sementara Adi Jaya Putra anak dari Bupati Konawe Selatan, Surunuddin Dangga. Diketahui Surunuddin Dangga merupakan paman dari Asrun.
Reporter: Nanan
Editor: Fiyy