Ironi Syahrun ; Kadis PU Bombana yang Dimutasi Saat Perjalanan Dinas

4,650
Syahrun (berbaju putih) terpaksa mengikuti pelantikan dirinya sebagai Kepala Dinas Perumahan Bombana karena sedang menjalankan tugas kedinasan di Jakarta. Saat berangkat, ia masih berstatu sebagai Kadis Perkerjaan Umum dan tak tahu sama sekali jika akan ada mutasi. FOTO :IST

 

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM-Jumat, 21 Juni 2024 bakal sangat dikenang Syahrun selama perjalanan karirnya sebagai seorang birokrat. Saat meninggalkan Bombana beberapa hari lalu, ia masih berstatus sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Bombana. Begitu tiba di Jakarta, untuk sebuah urusan kedinasan, tiba-tiba sebuah undangan pelantikan diterimanya. Jabatannya diserahkan ke orang lain, sedangkan dirinya digeser ke dinas lain.

Tapi Syahrun tetaplah seorang pamong praja yang patuh dan paham hirarki. Undangan pelantikan yang diterimanya, tetap diikutinya meski harus lewat aplikasi zoom meeting. Dari sebuah tempat di Jakarta, ia mendengarkan setiap nama pejabat baru yang SK pelantikannya dibacakan Deddy Van Alfa Slamet, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Saat SK dibaca itulah, Syahrun baru tahu jika dirinya sudah dimutasi jadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Namanya masuk dalam sepuluh pejabat eselon dua di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara yang dilantik sebagai staf ahli, asisten dan kepala dinas di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Jumat (21/6/2024) pagi.

Ketidak hadiran Syahrun dalam pengambilan sumpah dan pelantikan mulai terlihat ketika Plt Kepala BKPSDM, Deddy Van Alfa Slamet membacakan SK pelantikan. Saat menyebut nama Syahrun di urutan keenam, Kepala Dinas Pekerjaan Umum itu, tidak terlihat untuk mengambil posisi berdiri disamping lima rekannya yang lebih dulu dipanggil.

Begitu juga saat Penjabat Bupati Bombana, Edy Suharmanto melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratamanya. Pejabat eselon dua yang berdiri dihadapannya hanya berjumlah sembilan orang. Mereka terlihat memakai jas berwarna gelap dipadu dengan dasi berwarna terang. Dari samping kiri Pj Bupati Edy terlihat Muslihin, Ridwan, Sulkarnaeni, Syarif, Rusdiamin, Alimuddin, Abdul Rahman, Sofian Baco dan paling kanan bupati adalah Muhammad Siarah.

Plt Kepala BKPSDM Bombana, Deddy Van Alfa Slamet membenarkan jika agenda pelantikan 10 JPTP hasil job fit Februari 2024 lalu hanya dihadiri secara fisik oleh sembilan pejabat eselon dua. Sedangkan satunya yakni, Syahrun mengikuti proses pelantikan secara online. “Ada kegiatannya di Jakarta, tapi beliau (Syahrun) ikuti via zoom,” kata Deddy via aplikasi whatsAppnya, Jumat malam.

Pegawai di Dinas PUPR Bombana juga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, saat pelantikan 10 pejabat eselon dua yang dilaksanakan Jumat pagi, Kepala Dinasnya memang sedang perjalanan dinas ke Jakarta. Kadisnya kata pegawai ini sudah meninggalkan Bombana sejak Selasa, 18 Juni, karena keesokan harinya menghadiri kegiatan di Jakarta. “Saat beliau berangkat, kemungkinan tidak mengetahui akan ada pelantikan. Yang jelas, nota tugas perjalanan dinasnya diteken Pa Sekda (Man Arfa) dengan kapasitasnya sebagai Kadis PU,” katanya.

Syahrun memang tidak hadir secara fisik saat pelantikan bersama sembilan rekannya di Aula Tanduale. Pejabat eselon dua yang menjabat sekitar 4 tahun sebagai Kepala Dinas PU terlihat hadir melalui aplikasi zoom. Wartawan lenterasultra.com juga ikut bergabung diaplikasi zoom, saat pelantikan dilaksanakan.

Dari dalam jaringan, Syahrun terlihat berada dalam satu ruangan dengan memakai kemeja putih. Dia mengikuti seluruh rangkaian pelantikan mulai dari awal hingga berakhir. “Saya lagi d Jakarta bos. Tadi ikut pelantikan via zoom. Alhamdulillah oleh pimpinan, saya diamanahkan sebagai Kepala Dinas Perumahan,” kata Syahrun.(adhi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU