Sinyal Mutasi Makin Kencang, 21 Pejabat Eselon Dua di Bombana Ikut Job Fit

115
Sunandar, Plt Kepala BKPSDM Bombana

 

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM- Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Burhanuddin menggelar job fit besar-besaran. Semua pejabat strukturalnya di level eselon dua dan tiga diinstruksikan mengikuti job fit. Setelah camat, kepala bagian, sekretaris dan kepala bidang, giliran pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau setara eselon dua mengikuti job fit, Selasa, 17 Januari 2023 lalu. Sinyal mutasi besar-besaran juga makin kencang.

Kepala dinas (Kadis) dan kepala badan (Kaban) yang diminta ikut job fit Selasa pekan lalu, sebanyak 21 orang. Jumlah ini sesuai dengan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Puluhan JPTP yang ikut job fit terdiri dari 2 jabatan staf ahli. Pertama staf ahli bidang hukum, politik, dan pemerintahan yang kini dijabat Rustam, S.Sos, kedua, staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya alam yang saat ini diemban Sukarneni.

Kemudian tiga jabatan asisten yakni, asisten bidang ekonomi dan pembangunan yang kini dijabat Muhammad Aris, SE, asisten bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat yang diemban Abdul Rahman, M.Si serta asisten bidang administrasi umum yang dijabat Ridwan, S,Sos.

Sementara jabatan kepala dinas dan badan yang ikut job fit sebanyak 16 orang. Mereka adalah Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja.

Selain itu, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Bombana. Sementara jabatan Kepala BKPSDM tidak dijob fit karena pejabatnya lebih dulu pensiun sebelum dilakukan job fit.

-IKLAN-

Job fit 21 JPTP dimulai pukul 10.00 – 16.00 wita. Kegiatannya digelar usai upacara hari kesadaran nasional. Job fit diketuai Sekretaris Daerah Bombana, Man Arfa. Sementara anggotanya ada empat orang. Mereka adalah La Ode Andi Bahrun, Rektor Universitas Sulawesi Tenggara, Gusti Pasaruh, Inspektur Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), Robert, Kepala Bappeda Pemprov Sultra dan Arifin Uta, akademisi dari Universitas Halu Oleo.

Sebelum job fit digelar, JPTP lebih dulu mengisi daftar hadir. Setelah itu, panitia timsel memanggil satu persatu peserta masuk kedalam ruang job fit. Urutan nama yang dipanggil, sesuai daftar hadir yang diteken. Nama Rustam, staf ahli bupati bidang hukum, politik dan pemerintahan mendapat giliran pertama. Sedangkan Muhammad Siarah, Kepala Dinas Pertanian menjadi peserta terakhir yang mengikuti JPTP.

“Masing-masing peserta job fit mendapatkan waktu antara 10 sampai 15 menit. Saya sekitar 11 menit berhadapan dengan timsel. Yang ditanyakan kebanyakan menyangkut tupoksi sebagai JPTP,” kata salah satu Kadis saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 24 Januari 2023.

Kepala OPD ini bilang, job fit kali ini bukan hanya seremoni tetapi benar-benar diuji oleh timsel yang kapabel. “Situasinya seperti disidang,” sambungnya. Peserta JPTP berada di tengah-tengah dan dikelilingi lima orang timsel.

“Di depan saya ada tiga orang timsel. Pak Sekda Man Arfa ditengah. Di kiri pak Sekda ada Prof Bahrun, di kanannya pak Sekda ada kepala Inspektorat Provinsi Pak Gusti. Sedangkan dua timsel lain yakni Kepala Bappeda Sultra, pak Robert dan Arifin Uta masing-masing duduk dikiri dan kanan peserta job fit,” kata kepala OPD ini.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bombana Sunandar, mengatakan job fit JPTP diikuti 21 orang sesuai dengan rekomendasi KASN. Job fit dilaksanakan sesuai instruksi pimpinannya Pj Bupati Bombana. “Seharusnya ada 22 yang ikut job fit, tetapi satu JPTP sudah pensiun sebelum job fit dilaksanakan. Jadi yang ikut hanya 21 orang,” ucap Sunandar di ruang kerjanya, Selasa, 24 Januari 2023.

Penulis dan editor : Adhi

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU