Anggota DPRD Konkep Dipecat dari Partai

828
Surat dari DPP PKB terkait pemecatan Imanudin, anggota DPRD Konkep sebagai anggota PKB. Surat ini sudah beredar di media sosial. Foto : Ist

KONKEP, LENTERASULTRA.COM-
Status Imanudin sebagai anggota DPRD Konawe Kepulauan (Konkep) Sulawesi Tenggara terancam. Penyebabnya, Imanudin bukan lagi menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa yang menjadi kendaraan politiknya sampai di DPRD setempat. Dia telah dipecat alias diberhentikan dari Partai besutan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Warkat pemberhentian Imanudin diterbitkan di bulan kemerdekaan Republik Indonesia ke-77. Suratnya bertarikh 6 Agustus 2022 dan diteken Ketua umum Dewan Pengurus Pusat PKB Muhaimin Iskandar dan Sekretaris jenderal M Hasanuddin Wafid. Dalam warkatnya, ada lima poin yang diputuskan Cak Imin.

Related Posts

Bombana Butuh 670 ASN Baru

RSUD Bombana Kini Punya 23 Dokter Spesialis

Pertama memberhentikan Imanudin, S.Pd dari keanggotaan
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kedua, mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi kartu tanda anggota PKB atas nama Imanudin, S.Pd. Ketiga, mencabut hak dan membebaskan dari tanggungjawab sebagai anggota partai dan mencabut segala jabatan partai yang melekat pada diri Imanudin. Keempat, keputusan tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan dan kelima, apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan pada surat keputusan tersebut, maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Surat DPP PKB terkait pemberhentian Imanudin yang diteken Cak Imin ditembuskan di DPW PKB Sultra, DPC PKB Konkep, Bupati dan Pimpinan DPRD Konkep, KPU dan Bawaslu Konkep serta DPAC PKB se-Kabupaten Konkep. Surat pemberhentian ini juga sudah beredar di media sosial.

Ketua DPC PKB Isman saat dihubungi via ponselnya membenarkan adanya surat dari DPP terkait pemberhentian koleganya sebagai kader PKB. Isman mengakui menerima langsung surat tersebut di DPP awal Agustus lalu. Setelah menerima surat pemberhentian Imanudin sebagai kader PKB, Isman telah menyerahkan kepada sekretariat DPRD untuk ditindak lanjuti. Namun usai dikonfirmasi terkait surat ini, Isman meminta akan berkoordinasi di DPW dan DPP untuk menerbitkan beritanya. Sampai berita ini tayang, Isman belum menyampaikan hasil koordinasinya dengan DPW dan DPP PKB. “Saya koordinasi dulu sama DPW dan DPP untuk menerbitkan berita. Nanti sy berkabar saudaraku,” tulis Isman melalui pesan singkat WhatsApp nya, Selasa malam, 16 Agustus 2022.

Penulis dan editor : Adhi

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU

Bombana Butuh 670 ASN Baru

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM- Warga Bombana yang bercita-cita jadi Aparatur Sipil Negara (ASN), sebaiknya segera mempersiapkan diri. Tahun…