Kasus Kepsek Tampar Siswa di Mubar Berakhir Damai

295
La Ode Daini, Kepsek SMP Satu Satap Tikep berdamai dengan RS, siswanya yang pernah ia tampar, Januari lalu. Foto : Sry

 

LAWORO, LENTERASULTRA.COM – Kasus penganiyaan Siswa yang terjadi di SMP Negeri Satu Atap 1 Tikep yang melibatkan oknum kepala sekolah La Ode Daini dan siswa berinisial RS berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai atas pertimbangan kekeluargaan dan beberapa kesepakatan bersifat pribadi.

Diketahui, kasus ini terjadi pada 8 Januari 2022, dan tanggal pada 10 Januari 2022 pihak keluarga melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Jika dihitung kasus ini sudah berjalan selama 4 bulan dan beberapa kali telah menempuh jalur mediasi. pada 7 Mei 2022 kemarin kasus ini akhirnya berhasil dimediasi.

“Alhamdulilah sudah selesai. Dan ada beberapa kesepakatan antara pihak sekolah dan keluarga yang sifatnya pribadi dan kami sudah bicarakan itu,” kata La Ode Rifai, paman korban pada Lenterasultra.com, Senin, 9 Mei 2022.

La Ode Rifai menjelaskan, pihak keluarga telah menerima kesepakatan yang ada dan telah mencabut laporan dikepolisian pada tanggal 10 Mei 2020 kemarin. Ia berharap pihak guru dan keluarga siswa dapat menjalin silaturahmi dengan baik kejadian seperti ini tidak terulang kedua kalinya.

-IKLAN-

“Ya, kami sudah cabut laporan dan saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Polsek Tiket. Saya berharap agar kejadian ini tidak terjadi untuk kedua kalinya untuk itu pihak guru dan keluarga siswa bisa menjalin silaturahmi dengan baik dan apabila tingkah laku siswa yang tidak baik agar dibicarakan dengan baik. Dan saya berharap kepada guru sebagai pendidik memberikan pelayanan yang baik,” jelasnya.

Sedangkan La Ode Daini selaku kepala sekolah mengakui kekeliruannya terhadap tindakan yang dilakukan. Ia mengaku menjadikan ini sebagai pembelajaran dan akan memberikan pelayanan yang terbaik.

“Dari awal saya menyesal dan mengaku keliru terhadap tindakankan yang saya lakukan dan saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Setelah ini saya akan kembali ke pulau katela untuk memberi pelayanan terbaik disana. Dan terakhir saya berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kedua kalinya,” ujarnya.

Reporter : Sry wahyuni

Editor : Ode

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU