Profil Suryadi, Anggota DPRD Bombana -Jalan Sukses Pendamping Desa di Panggung Politik-

487
Suryadi, anggota DPRD Bombana

Sewindu lalu, lelaki bernama Suryadi ini pernah wara-wiri dan tinggal berlama-lama di berbagai desa di Pulau Kabaena. Tanggungjawabnya sebagai seorang pendamping desa mengharuskannya mengunjungi kampung demi kampung di pulau itu guna memastikan Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) berjalan baik dan sesuai target. Ia pernah sampai ke Desa Tangkeno dan Lamonggi di Kabaena Tengah hingga ke Desa Pongkalaero di Kabaena Selatan.

Pengalaman Suryadi mengunjungi banyak desa itu memberinya pelajaran tentang potret infrastruktur dasar yang jadi kebutuhan utama rakyat di pelosok. Selain itu, ia paham bagaimana pola-pola komunikasi efektif dengan warga. “Semuanya, memberi input ketika sekarang saya bekerja menjadi wakil rakyat,” ucap Suryadi, lelaki yang dulunya bekerja sebagai pendamping desa dan kini telah duduk sebagai anggota DPRD Bombana periode 2019-2024.

Pria berusia 36 tahun itu saat ini tercatat sebagai salah satu dari 25 legislator di DPRD Bombana. Ia dipilih masyarakat Poleang, Poleang Barat, Poleang Tengah dan Tontonunu sebagai wakil mereka di parlemen. Sebelum sampai ke gedung parlemen, ia memulai perjalanan suksesnya sebagai pekerja di desa. “Kurang lebih setahun saya jadi pendamping, dari 2013 sampai 2014. Kontraknya memang hanya setahun,” kata Suryadi, saat ditemui Adhi dari lenterasultra.com, Selasa (14/12) lalu.

Usia Suryadi kala itu relatif masih muda yakni sekira 27 tahunan. Ia bahkan baru saja menuntaskan pendidikan strata 1 di Universitas Haluoleo, lalu diterima bekerja sebagai pendamping desa. Usai menyelesaikan kontraknya, ayah dari seorang putri bernama Gerind Oktaviani Surya ini hijrah ke jalur berbeda. Setelah perjanjian kerjanya sebagai pendamping desa tuntas, Suryadi yang saat itu masih bujang, memilih banting setir.

Pria yang menamatkan pendidikan di SMAN 2 Poleang tahun 2002 kemudian bekerja sebagai kontraktor, mengerjakan proyek-proyek pemerintah sebelum akhirnya terjun ke dunia politik di tahun 2018 lalu. “Saat masuk politik, saya memilih bergabung dengan Partai Gerindra,” kenang pria yang di lingkungannya biasa disapa Dona ini.

Ihwal ia bernaung di partai besutan Prabowo Subianto itu karena diajak Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bombana, Andi Wawan. Selain itu juga dipengaruhi keberadaan pamannya yang bernama Haji Abustam, juga kader partai Gerindra, yang kini duduk di DPRD Sultra, periode 2019-2024. Abustam yang juga tokoh penting di Gerindra, jadi alasan kuatnya karena secara politik, pasti memberi benefit electoral bila maju bersama sebagai Caleg.

Suryadi saat menyerahkan bantuan di Puskesmas Poleang

Suryadi mengaku tertarik berlabuh di partai berlambang kepala burung garuda ini karena menurutnya Gerindra di Bombana akan menjadi partai besar dan Suryadi memprediksi Partai Gerindra akan masuk lima besar perolehan suara di Pemilu 2019 dan banyak mengutus kadernya di DPRD Bombana. Prediksinya tidak meleset. Gerindra meloloskan tiga kadernya di DPRD Bombana periode 2019-2024, dimana salah satu nama adalah dirinya.

Sosok Suryadi lahir dari besar di tanah Poleang. Dia lahir di Boepinang, Kecamatan Poleang tahun 1985. Pria yang akrab disapa Dona ini merupakan anggota DPRD Bombana periode 2019-2024 dari Dapil Bombana II, meliputi Kecamatan Poleang, Poleang Barat, Poleang Tengah dan Tontonunu. Suryadi tercatat sebagai debutan alias orang baru di parlemen.

Di Pemilu 2019 lalu, Gerindra menjadi jawara di Dapil 3 Bombana. Partai berlambang kepala garuda ini meraup 3.197 suara. Calegnya bernama Suryadi meraih suara terbanyak yakni 1.128 suara. Perolehan suara sebanyak ini mengantarkan pria yang merayakan ulang tahun setiap tanggal 28 Agustus ini, menjadi salah satu dari enam calon anggota dewan dari Dapil Poleang menuju DPRD Bombana.

Basis suara terbanyak Suryadi dikumpulkan di tanah kelahirannya yakni Kecamatan Poleang. Selebihnya menyebar di tiga kecamatan lainnya. Wajar jika Suryadi meraih banyak suara di Poleang. Salah satunya disebabkan karena, di kecamatan dengan populasi penduduk terbanyak se-Kabupaten Bombana itu, Dona memiliki keluarga besar, banyak teman dan simpatisan yang sangat militan.

“Saya lahir di Poleang, orang tua juga penduduk asli Poleang. Jadi keluarga besar banyak di Poleang. Jadi Poleang memang basis suara terbanyak saat Pemilu 2019 lalu,” kata Suryadi. Pesta demokrasi lima tahunan 2019 lalu menjadi ajang perdana bagi Suryadi masuk ke gelanggang politik.

Terkait alasannya terjun di dunia politik, anak kelima dari tujuh bersaudara dari pasangan suami istri Haji Abdul Rahman dan Hj Johareng ini mengatakan, hal itu didasarkan atas niatnya untuk menjadi penyambung aspirasi masyarakat dan ingin memperjuangkan hak-hak penduduk yang telah mengutusnya di DPRD Bombana. Atas niatan ini, serta mendapat restu dari keluarga besar, Suryadi memutuskan maju di DPRD Bombana dan terpilih menjadi anggota dewan.

Suryadi saat menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Bombana
Related Posts

Menurut Suryadi, pekerjaannya sebagai anggota DPRD saat ini memang tidak sesuai dengan cita-citanya. Sejak kecil Suryadi ingin menjadi seorang pengusaha sukses. Kurang lebih setahun berlembaga di DPRD Bombana, Suryadi memutuskan melepas masa lajangnya. Di awal januari 2021 lalu, dia kemudian menikahi pujaan hatinya bernama Irma Gita Rosalina. Dari perkawinannya ini, Suryadi sudah memiliki buah hati seorang putri yang masih berusia 2 bulan dan diberi nama Gerind Oktaviani Surya.

Setelah dua tahun di DPRD, Suryadi mengaku telah memberikan beragam kontribusi terhadap konstituennya. Berbagai bantuan dan perjuangan perbaikan infrastruktur telah di salurkan di daerah pemilihannya yakni, Kecamatan Poleang dan tiga kecamatan lain yang menjadi pemekarannya.(***)

 

Biodata :

Nama Suriadi, SP

Tempat Tanggal Lahir, Boepinang 28 Agustus 1985

Pendidikan :

SD Beopinnag 1 1999

SMPN 2 Poleang 2002

SMAN 1 Poleang Barat 2005

Unhalu 2013

Status : Menikah

Nama Istri : Irma Gita Rosalina

Anak 1. Gerind oktaviani Surya

Alamat, Desa Pokorumba

Jabatan di DPRD Bombana

  1. Ketua Badan Kehormatan
  2. Anggota Komisi 1
  3. Sekretaris Fraksi Partai Gerindra

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU