Cakupan Vaksinasi Lansia di Bombana Baru 9,3 Persen

208
Kepala bidang Pelayanan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Bombana, Andi Ira Anggraeny saat menerima suntikan vaksinasi booster moderna. Foto : Istimewa

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM- Capaian vaksinasi di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) masih rendah. Kelompok penerima lanjut usia (lansia) tercatat paling minim cakupan vaksinasinya. Selama 10 bulan program vaksin dilaksanakan di daerah itu, warga lansia yang menerima vaksin dosis satu baru 716 orang atau 9,03 persen dari target 7.926 orang.

Sementara untuk dosis dua lebih rendah lagi. Hingga pekan ketiga Oktober 2021, yang sudah menerima vaksin dosis dua baru 333 orang atau sekitar 4,20 persen. “Ini berdasarkan data update vaksinasi covid-19 Kabupaten Bombana tanggal 21 Oktober 2021,” kata Andi Ira Angraeny, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bombana.

Perempuan berhijab ini tak menampik jika capaian vaksinasi lansia di Kabupaten Bombana masih sangat rendah. Olehnya itu, demi memenuhi ketertinggalan ini, diperlukan fasilitas khusus mengingat para lansia ini umurnya sudah 60 tahun keatas atau sudah sepuh.

Related Posts

Selama ini, Dinas Kesehatan Bombana telah berupaya mendekatkan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat. Salah satu yang dilakukan adalah menggelar program sepekan vaksin, dimana pelaksanaannya kerap dilakukan di titik terdekat dengan kegiatan masyarakat.

Andi Ira mengaku ada berbagai kendala sehingga cakupan vaksinasi lansia ini masih sangat rendah. Selain mereka masih percaya dengan berita-berita hoaks, vaksinasi terhadap warga lansia ini sangat spesifik. Lansia juga sangat identik dengan keterbatasan gerak serta masalah kesehatan. “Saat ada vaksin di titik terdekat, tiba-tiba tensi darahnya tinggi. Ini sudah pasti tidak bisa dilakukan sehingga bisa memperlambat laju vaksinasi terhadap mereka (lansia),” sambung Andi Ira.

Meski begitu, Andi Ira mengaku pihaknya akan tetap menggenjot capaian vaksinasi terhadap lansia. Demi mencapai sasarannya, dia meminta kerja sama dari berbagai pihak, seperti dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan yang terpenting dukungan dari para keluarga besar lansia itu sendiri. “Dukungan dari berbagai pihak termasuk keluarga, sangat membantu para lansia mewujudkan semangat dan harapannya untuk menerima vaksinasi covid-19,” ungkapnya.

Penulis : Nuryadi

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU