AS Umumkan Akhiri Perang dengan Afganistan

254
Related Posts

WASHINGTON, LENTERASULTRA.COM – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengumumkan mengakhiri perang terpanjang Amerika dengan penarikan pasukan tanpa syarat dari Afganistan pada Rabu (14/4/2021). Seperti dilaporkan AFP, pasukan AS telah menghabiskan dua dekade dalam pertempuran berdarah yang semakin sia-sia melawan Taliban.

Dijuluki “perang selamanya”, serangan militer AS di Afganistan dimulai sebagai respons atas serangan 11 September 2001 terhadap AS. Sekarang, 20 tahun kemudian, setelah hampir 2.400 militer AS dan puluhan ribu kematian di Afganistan, Biden menyebut 11 September sebagai tenggat waktu yang akhirnya akan diberangkatkan oleh tentara AS terakhir. Penarikan akan dimulai pada 1 Mei 2021.

Dikutip dari asiatoday.id, dalam pidato yang disiarkan televisi secara nasional, Biden mengatakan AS telah menyelesaikan misi awalnya yang terbatas untuk menghancurkan kelompok-kelompok jihadis internasional di balik serangan 9/11 dan bahwa setiap tahun alasan untuk tetap tinggal semakin tidak jelas. Biden bersikeras tidak akan ada jalan keluar yang tergesa-gesa, tapi dia bersikukuh tentang keputusannya.

“Serangan mengerikan 20 tahun lalu, tidak bisa menjelaskan mengapa kami harus tetap di sana pada 2021. Sudah waktunya untuk mengakhiri perang selamanya,” katanya.

Biden memberi tahu orang Amerika bahwa sudah waktunya untuk menerima kenyataan.

“Kami tidak dapat melanjutkan siklus untuk memperpanjang atau memperluas kehadiran militer kami di Afganistan dengan harapan dapat menciptakan kondisi yang ideal untuk penarikan kami, dengan mengharapkan hasil yang berbeda,” katanya.

Keputusan Biden tidak mengejutkan. Perang itu sangat tidak populer di kalangan pemilih. Pendahulu Biden, Donald Trump telah berkomitmen untuk mundur pada awal Mei.

“Saya memuji keputusan Presiden Biden,” kata Senator Demokrat, Chuck Schumer. (ATN)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU