Pelaku Usaha Bandel, Enggan Daftarkan Karyawannya Swab Antigen

663
Sekertaris Daerah Kota Kendari, Hj. Nahwa Umar. Ist. 

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Sekertaris Daerah Kota Kendari, Hj. Nahwa Umar, menyayangkan para pelaku usaha di Kota Kendari yang tidak mengikuti intruksi pemerintah untuk melakukan swab antigen bagi pemilik dan karyawan. Meski pihaknya telah melakukan sosialisasi dan melayangkan surat untuk mengikuti swab tersebut namun sampai saat ini belum ada pelaku usaha yang memberi respon, dengan mendaftarkan diri untuk dilakukan swab antigen.

Upaya Pemkot Kendari dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sepertinya tidak semulus yang direncanakan. Menurut Nahwa Umar, alasanya, para pelaku usaha khawatir karyawannya terkonfirmasi positif dan usaha mereka bakal ditutup sementara.

“Kami sudah siap. Pemkot sudah menyediakan semua sarananya di rumah sakit untuk swab antigen. Targetnya dalam sehari itu 250 orang. Tapi sejauh ini belum ada yang mendaftar, alasannya takut usahanya ditutup kalau ada yang positif,” ucap Nahwa Umar dihadapan awak Lenterasultra.

Bahkan pihaknya telah melayangkan surat kepada para pelaku usaha baik hotel, restoran, rumah makan dan tempat hiburan lainnya yang berpotensi terjadi kerumunan. Sayangnya, pemilik usaha tidak mengindahkan intruksi tersebut.

“Kita sudah kirim jadwalnya. Pemkot telah menjadwalkan swab antigen sejak Senin (23/11/2020) tapi belum ada yang siap. Kalau hotel, Ketua PHRI kotanya yang tidak bersedia,” ucapnya.

Sekda Kota Kendari itu menyebut bahwa, saat ini langkah tegas yang diambil kepada para pelaku usaha hanyalah sosialisasi dan meminta kesadaran masing-masing. Ia hanya berharap agar para pelaku usaha secara suka rela dapat mendaftarkan karyawannya secepatnya, untuk dilakukan swab antigen guna memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Kami juga tak ingin ada kekerasan, orang lagi susah. Makanya kami masih fokus untuk sosialisasi selama dua hari ini sekaligus meminta agar secepatnya menyampaikan karyawannya yang mau di-swab antigen,” pungkasnya. (Ads/Roro).

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibubapakpakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU