Ayo, Laporkan Penyalahgunaan JPS dan Alkes Covid-19 di Puspaham Sultra!

213
Ketua Pusat Kajian dan Advokasi Hak Asasi Manusia (Puspaham) Sultra, Kisran Makati. Foto: Laode Ari.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Pusat Kajian dan Advokasi Hak Asasi Manusia (Puspaham) Sultra, meluncurkan posko pengaduan distribusi jaringan pangan sosial dan pengadaan alat kesehatan penanganan Covid-19 di wilayah Sultra. Posko pengaduan ini terbuka bagi masyarakat atau lembaga yang mendapat laporan tentang penyalahgunaan anggaran atau pendistribusian Jaringan Pangan Sosial (JPS) dan alat kesehatan (Alkes). Laporan itu yang didistribusikan pemerintah untuk penanganan corona virus disease (Covid-19) di Sultra.

“Jadi kita luncurkan posko pengaduan untuk pemantauan anggaran bantuan sosial dan bantuan pengadaan barang dan jasa di sektor kesehatan,” kata Ketua Puspaham Sultra, Kisran Makati, saat ditemui Jumat (5/6/2020).

Dia menjelaskan, laporan pengaduan ini sebelumnya telah dibuka secara nasional sejak 2 Juni lalu dan diikuti oleh beberapa lembaga mitra Indonesia Corruption Watch (ICW) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Posko pengaduan ini telah dibuka oleh lembaga di 13 provinsi dalam hal ini mitra ICW. Pemilihan beberapa daerah ini didasarkan pada pertimbangan penyebaran Covid-19, kerentanan penyaluran JPS, dan ketersediaan mitra ICW di daerah,” lanjutnya.

Untuk Sulawesi Tenggara, layanan ini dibuka oleh Puspaham Sultra dengan menggandeng Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sultra, dan beberapa lembaga independen lainnya yang tergabung dalam Forum Pemantau Pelayanan Publik (FP3).

Mantan Ketua Walhi Sultra itu juga menjelaskan, dalam penanganan pencegahan Covid-19 di Indonesia, Presiden Jokowi telah menggelontorkan dana dari APBN sebesar 405,1 triliun rupiah pada 31 Maret 2020 lalu. Anggaran itu dikeluarkan sesaat setelah pemerintah menetapkan penyebaran Covid-19 sebagai darurat nasional.

Sebanyak 75 triliun atau sebesar 18,5 persen dana ini dianggarkan untuk belanja alat kesehatan berupa alat pelindung diri, pengadaan rapid test dan PCR. Sementara 110 triliun atau 27 persen untuk JPS. Anggaran ini belum termasuk realokasi anggaran daerah, dana desa yang berasal dari APBN, dan anggaran tiap kementerian atau lembaga yang memberikan penanganan sosial kepada warga.

Kisran mengatakan, untuk Sulawesi Tenggara, anggaran yang dikelola pemerintah provinsi maupun daerah dalam pencegahan Covid-19, saat ini cukup besar hingga mencapai 400 miliar rupiah. Meskipun saat ini belum ada regulasi tentang anggaran penangan Covid-19 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Sultra.

BACA JUGA:  Gapura Diperbaiki, KM Aksar Saputra 08 Siap Beroperasi Kembali

Alokasi anggaran berasal dari berbagai sumber baik APBN, APBD, Alokasi Dana Desa dan beberapa bantuan dari pihak swasta. Pemprov Sultra dituntut transparan dalam mendistribusikan anggaran dan bantuan tersebut agar tidak terjadi saling klaim dalam pendistribusian dan pengelolaanya.

“Tentu ini membutuhkan keterbukaan baik dari pemerintah provinsi maupun kabupaten, karena kalau tidak ini bisa diklaim bantuan swasta menjadi bantuan pemerintah,” ungkap Kisran.

Untuk itu, ia berharap kepada masyarakat segera melaporkan jika ada temuan tentang penyalahgunaan bantuan sosial atau pengadaan alat kesehatan. Sehingga pendistribusiannya dapat dilakukan dengan transparan dan tepat sasaran.

Kisran juga menjelaskan, mekanisme pengajuan pengaduan sangat sederhana dengan cara menuliskan nama pengadu, tanggal dan hari mengajuan laporan, kronologi dan pokok pengaduan ke laman yang disediakan yakni facebook @puspaham, email:Puspaham.sultra@gmail.com maupun via WhatsApp dengan nomor: 082217462212.

“Untuk data-data pengadu, kami jamin akan dirahasiakan dan tidak dipublikasikan. Pengaduan dari warga akan kami analisa untuk kemudian diteruskan kepada instansi terkait seperti pemerintah, dinas sosial, ombudsman, aparat penegak hukum dan lainnya sesuai dengan kewenangan masing-masing,” pungkas Kisran Makati. (B)

Reporter: Laode Ari

Editor: Wulan

Komentar Facebook




BERITA TERBARU

China Butuh Serabut Kelapa dari Sultra untuk Bahan Jok Mobil Mewah

KENDARI, LENTERASULTRA.COM- Satu lagi komoditas asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang memiliki nilai jual hingga ke manca negara. Barang tersebut adalah serabut kelapa. Sumberdaya alam...

Dua Hari Lagi, Mendagri Kunker ke Sultra Bahas Dua Agenda Penting

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dijadwalkan bakal  melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, (09/07/ 2020). Bertandang...

Hari ini Lima Kasus Baru Positif Covid-19 di Sultra

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Sultra merilis data terbaru konfirmasi positif Covid-19. Ada lima kasus baru Konfirmasi Positif. Lima kasus...

Jelang Pilkada, Pimpinan DPD PDIP Sultra Diganti

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Posisi Ketua Pimpinan DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara (Sultra), Abu Hasan,...

Balita Dua Tahun Tenggelam di Sungai Angkona Luwu Timur

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Bocah berusia dua tahun bernama Habil Malik  tenggelam di Sungai Angkona, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (07/07/2020)....

Laode Abdul Kadir Jabat Kadis Dukcapil Muna

MUNA, LENTERASULTRA.COM - Bupati Muna LM Rusman Emba melantik Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Laode Abdul Kadir, di aula Kantor Bupati Muna, Selasa...

56 Pelaku Usaha di Kendari Dapat Suntikan Dana dari Baznas

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendari memberikan bantuan dana kepada 56 pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di Pendopo Rumah Jabatan...

BERITA TERBARU

China Butuh Serabut Kelapa dari Sultra untuk Bahan Jok Mobil Mewah

KENDARI, LENTERASULTRA.COM- Satu lagi komoditas asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang memiliki nilai jual hingga ke manca negara. Barang tersebut adalah serabut kelapa. Sumberdaya alam...

Dua Hari Lagi, Mendagri Kunker ke Sultra Bahas Dua Agenda Penting

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dijadwalkan bakal  melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, (09/07/ 2020). Bertandang...

Hari ini Lima Kasus Baru Positif Covid-19 di Sultra

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Sultra merilis data terbaru konfirmasi positif Covid-19. Ada lima kasus baru Konfirmasi Positif. Lima kasus...

Jelang Pilkada, Pimpinan DPD PDIP Sultra Diganti

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Posisi Ketua Pimpinan DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara (Sultra), Abu Hasan,...

Balita Dua Tahun Tenggelam di Sungai Angkona Luwu Timur

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Bocah berusia dua tahun bernama Habil Malik  tenggelam di Sungai Angkona, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (07/07/2020)....