Taat Protokol Kesehatan, Konawe Kepulauan Pertahankan Status Zona Hijau

711
Foto: Ilustrasi.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Hingga kini Kabupaten Konawe Kepulauan masih bisa mempertahankan status zona hijau dan bersih dari kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Pemerintah daerah, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupatan Konawe Kepulaun, aparat gabungan TNI-Polri dan bersama seluruh elemen masyarakat secara sadar bahu-membahu melakukan pencegahan penyebaran virus corona di wilayahnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Konawe Kepulauan, dr. Rudi Utomo mengungkapkan rasa syukurnya, karena semua pihak terlibat aktif dalam pencegahan Covid-19.

“Terimakasih atas perhatiannya. Saya bersyukur. Semua pihak terlibat aktif dalam penanganan Covid -19  di Konkep,” ujarnya. 

Kata dia, sejauh ini kami bisa melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus ini karena dukungan pemerintah pusat dan daerah, lintas sektor TNI-POLRI serta masyarakat sendiri yang sangat  serius  mengikuti prosedur protokol kesehatan yang berlaku.

“Dukungan Bupati dan Wakil Bupati sangat intens menekankan agar ASN tidak boleh  keluar masuk Kendari.  Hingga muncul  edaran tegas. ASN eselon 1.2.3, izin harus  Bupati/Wakilnya sedangkan eselon 4 dan fungsionsl izin harus Sekda,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pelayanan rutin tak henti-hantinya dilakukan kepada masyarakat yang berkunjung di Konawe Kepulusan. Jika mereka diidentifikasi berasal dari zonah merah, maka wajib dikarantina mandiri. 

“Tim RSUD semampu kami  melakukan langkah antisipatif di pelayanan rutin maupun antisipasi prosedur karantina kepada siapapun,” kata dr. Rudi Utomo.

Merekapun membentuk tim khusus isolasi serta tim pendukung yang berasal dari petugas laboratorium yang sudah dilatih untuk melakukan swab dan rapid tes. Dibantu oleh petugas ambulance darat dan laut  serta seluruh staff bagian pelayanan. 

Hal terpnting yang menjadi salah satu prioritas mereka adalah memantau, mengidentifikasi dan melakukan pemeriksaan di beberapa titik yang dianggap paling penting di Konkep sebagai akses masuk ke pulau.

“Ada delapan pelabuhan yang perlu dikawal  siang malam. Atas pimpinan Kepala Dinas Kesehatan bersama tim satgas, kami selalu  mendeteksi pergerakan orang yang keluar masuk,” imbuhnya.

Adapun bagi masyarakat yang melaut (Suku Bajo) dengan kesadaran sendiri  sepulang melaut dari luar wilayah, mereka akan datang melapor ke kepala desa dan akan dilanjutkan ke petugas satgas untuk screening. Penggunaan masker di masyarakat  juga sudah lazim. Pesta apapun masyarakat sudah maklumi tidak dilakukan secara ramai-ramai. Tempat-tempat umum disediakan cuci tangan, termaksud pasar, sekolah, bank, pelabuhan dan kantor-kantor pemerintah lainnya. 

“Disamping itu juga, peranan Dinas Perhubungan yang sangar baik hingga menjadi salah satu kunci sukses pencegahan Covid-19 di kabupaten kami”, tegasnya. (B)

Reporter: Herlis Ode Mainuru

Editor: Wulan 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU