Hasil Rapid Test, Lima Warga Muna Positif Covid-19

20,023
Foto: Ilustrasi

MUNA, LENTERA SULTRA.COM – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Muna, dr. Laode Ahmad Wahid Agigi mengatakan, RSUD Muna telah melakukan pemeriksaan rapid test serologi terhadap 12 orang dari kelompok prioritas. Mereka diantaranya dua warga yang merupakan orang tanpa gejala (OTG), enam orang pasien dalam pemantauan (PDP), dan empat orang dalam pemantauan (ODP). Hasil pemeriksaan 12 orang tersebut, dari dua orang yang dinyatakan OTG, satu diantaranya positif. Sedangkan dari enam PDP, dua dinyatakan posistif, dan dari empat ODP, dua orang dinyatakan positif.

“Hasil tersebut belum final karena masih harus dipastikan dengan pemeriksaan gold standard yakni real-time PCR dari sampel swab nasofaring (Nof) oleh Tim Gugus Tugas Propinsi Sultra yang akan ke Raha dalam waktu dekat ini. Kemudian sampel swab nof tersebut akan dikirim ke BBLK Makassar atau Balitbang Jakarta,” katanya melalui pesan Whatsapp.

Ketua IDI Muna itu menjelaskan, pemeriksaan rapid test covid-19 di Muna menggunakan sampel darah vena. Bukan darah dari tusuk jari darah kapiler. Dengan metode ini diharapkan hasilnya lebih dapat dipercaya.

Related Posts

Bombana Butuh 670 ASN Baru

RSUD Bombana Kini Punya 23 Dokter Spesialis

“Karena tidak semua OTG maupun ODP mau diperiksa rapid test dari satgas Covid-19. Kami melakukan upaya-upaya persuasif. Bila setuju, didaftar masuk dalam kelompok prioritas. Cara ini dilakukan dengan lebih berhati-hati karena di Muna penderita suspek Covid-19 dianggap aib, padahal tidak begitu. Kelompok prioritas berikutnya telah kami daftar nama-namanya untuk dilakukan test selanjutnya,” jelasnya.

Dokter Wahid berharap, masyarakat tidak panik namun tetap waspada. Masalah pendemi Covid-19 adalah masalah global atau masalah seluruh dunia. Ia pun mengajak masyarakat untuk bersma-sama  memutus rantai penularan Covid-19.

“Caranya adalah maksimalkan pembatasan sosial atau jaga jarak, berprilaku hidup bersih dan sehat misalnya cuci tangan pakai sabun, hand sanitizer, hindari mengusap muka bila tangan telah menyentuh sesuatu di tempat umum, makan makanan bergizi, kemudian bila ada keluarga dari daerah/negara terjangkit atau daerah yang melaporkan transmisi lokal misalnya Makassar, Jakarta, Bogor, jangan tinggal diam tapi segera sarankan untuk isolasi diri di rumah sampai 14 hari,” paparnya. (B)

 

Reporter: Fifhy

Editor: Wulan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU

Bombana Butuh 670 ASN Baru

BOMBANA, LENTERASULTRA.COM- Warga Bombana yang bercita-cita jadi Aparatur Sipil Negara (ASN), sebaiknya segera mempersiapkan diri. Tahun…